’’Chevron merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama, atau KKKS, dari Pemerintah Indonesia yang diberi tugas untuk mengelola dan mengoperasikan aset-aset negara di sektor industri migas, di antaranya termasuk tanah, bangunan, jaringan pipa dan listrik, serta fasilitas lainnya,’’ tegas Tiva Permata selaku Manajer Komunikasi Chevron.
Dan, sesuai Kontrak Bagi Hasil, sebagian besar hasil produksi minyak mentah diserahkan kepada negara. Penjelasan tersebut disampaikan menyusul demonstrasi Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau di depan Kompleks PT CPI Rumbai pada hari Selasa, 7 Mei 2013.
Terkait dengan perpanjangan Blok Siak, Tiva menyatakan keputusan sepenuhnya berada di tangan pemerintah Indonesia. ’’Siapapun yang mengoperasikan blok tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimum bagi negara dan Provinsi Riau,’’ ujarnya. Tiva menjelaskan, Chevron sendiri berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pemenuhan kebutuhan energi bagi keberlanjutan pembangunan Indonesia, melalui berbagai keunggulan teknologi yang dimiliki perusahaan. (rls)
Chevron Operasikan Aset Negara
Kiki
Selasa, 07 Mei 2013 - 06:50:06 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Seluruh aset dan fasilitas yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) adalah milik negara. Dalam operasionalnya, Chevron bekerja berdasarkan Kontrak Bagi Hasil (production sharing contract ) dan di bawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) selaku wakil pemerintah Republik Indonesia.
Pilihan Redaksi
IndexJenis-Jenis Perencanaan Strategis yang Bikin Bisnis Kamu Nggak Cuma “Asal Jalan”
Ekonomi Digital dan Ilusi Solusi bagi Korban PHK
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing melalui Rapat TIMPORA Kampar 2026
Rabu, 22 April 2026 - 12:40:51 Wib Umum
Kado Manis Hari Kartini, DPR dan Pemerintah Resmi Sahkan UU PPRT Setelah Menanti 22 Tahun
Selasa, 21 April 2026 - 20:33:10 Wib Umum
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Selasa, 21 April 2026 - 05:52:00 Wib Umum
Targetkan 70 Ribu Peserta PVN 2026, Menaker Yassierli: Fokus Link and Match dengan Industri
Selasa, 21 April 2026 - 00:09:02 Wib Umum