Umumnya produk ilegal yang beredar di Pekanbaru ini berasal dari Malaysia. Hal ini disebabkan jarak Malaysia dengan kota ini sangat dekat, sehingga memudahkannya masuk ke daerah ini. "Karena itu kita harus lebih mewaspadainya," ungkap Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru Dra Hj Erna Tara.
Dia mengatakan, selama tiga bulan terakhir sudah banyak produk baik makianan, minuman atau obat-obatan ilegal yang diamankan BBPOM, dan produk-produk tersebut sudah dimusnahkan. "Jumlahnya mencapai puluhan produk," tambah dia lagi.
Produk-produk itu antara lain mengandung melamin sebanyak 18 item, pangan tana izin edar sebanyak 113 item, pangan kadaluarsa 12 item. Ada lagi obat tanpa izin edar sebanyak 32 item, obat keras termasuk dalam daftar G di tempat tidak berwenang sebanyak 152 item.
Lalu ada lagi obat tradisional mengandung kimia dan tanpa izin edar sebanyak 14 item, produk suplemen tanpa izin edar sebanyak dua item, kosmetik tanpa izin edar sebanyak 142 item. "Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap produk-produk ilegal tersebut," ungkapnya.(ad)
Warga Diminta Waspadai Produk Ilegal
Kiki
Senin, 20 April 2009 - 06:44:44 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ahir-akhir ini produk ilegal disinyalir banyak beredar di Pekanbaru dan sejumlah kota lainnya di Riau. Keberadaan produk ilegal itu sangat membahayakan masyarakat karena tidak ada jaminan keamanan mengkonsumsinya.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum