Sedangkan sosialisasi dilakukan kepada masyarakat dengan bekerjasama instansi terkait, diantaranya Dinas Kesehatan (Diskes). "Kita melakukan hal itu untuk mengantisipasi masuknya virus tersebut di Pekanbaru," ungkap Kabid Peternakan Kepala Distan Pekanbaru Ir.Riyanto di Pekanbaru.
Dia menyebutkan, pihaknya terus memberikan penjelasan kepada masyarakat mene=genai upaya-upaya pencegahan penularan flu babi. Bersamaan dengan itu terus menerus pula melakukan pengawasan dan pemantauan, terutama di tempat-tempat peternakan babi.
Sejauh ini menurut dia, sosialisasi yang diberikannya di tengah masyarakat disambut sangat baik oleh masyarakat. "Karena itulah kami akanj terus melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih tahu dan faham engenai flu babi itu.
Dia mengatakan, dari sosialisasi dan pengawasan yang dilakukan pihaknya, kini para peternak babi di Pekanbaru terlihat berhati-hati dan mengikuti semua anjuran yang telah diberikan oleh Diskes dan Distan. "Hal ini tentunya sangat mengembirakan kita," tambahnya.(ad)
Sosialisasi Virus H1N1 Terus Dilakukan di Pekanbaru
Kiki
Jumat, 29 Mei 2009 - 02:58:10 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Mengingat sangat berbahayanya penyebaran virus flu babi (H1N1), Dinas Pertanian Kota Pekanbaru terus melakukan pengawasan dan sosialisasi virus yang mematikan itu. Pengawasan dilakukan terhadap peternak babi yang ada di kota Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Stamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:11:36 Wib Kesehatan
HUT Ke-7 Primaya Hospital Hadirkan Layanan Modern dan Lindungi 300 Pekerja Rentan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 07:48:47 Wib Kesehatan
Ratusan Peserta Meriahkan Semarak Gerak Sehat Prolanis BPJS Kesehatan di Pekanbaru
Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:25:29 Wib Kesehatan
BPJS Kesehatan Pekanbaru Gelar Semarak Gerak Sehat Prolanis 11 Juli
Selasa, 07 Juli 2026 - 23:29:20 Wib Kesehatan