Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Sabtu (30/5) berjudul "RAL Lakukan Pembohongan Publik". Dalam berita ini anggota Komisi B DPRD Riau H Syamsul Hidayah Kahar mengatakan RAL masih banyak menindaklanjuti temuan BPK itu, termasuk pengembalian kelebihan bayar yang dilakukan terhadap karyawan dan komisaris.
Ditemukannya kembali mayat korban imigran gelap asal Afghanistan yang tenggelam di perairan Pulau Halang, Rokan Hilir menjadi berita utama Koran Riau hari ini. Harian ini menyebutkan sebanyak 14 koran tewas ditemukan lagi, sehingga kini yang hilang tinggal 1 orang. Berita berjudul "Lagi, Tim SAR Temukan 14 Mayat".
Keberhasilan PSPS menembus Liga Super Indonesia atau Indonesia Super League (ISL) menjadi headline Riau Pos hari ini. Harian ini menyebutkan keberhasilan ini diraih setelah PSPS berhasil membantai Persebaya 5-1 di Stadion Utama Kaltim, Samarinda. Berita ini berjudul "PSPS Tembus Ligas Super".
Keberhasilan Polsek Tualang dalam menangkap Maruli Timba (60) tersangka pembacok Kenedi Arpolo Aritonga (36) warga Kelurahan Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang menjadi headline Pekanbaru MX hari ini. Berita itu berjudul "17 Diburu Polisi, Petani Pembacok Ditangkap".
Sementara itu harian Pekanbaru Pos hari ini tentang sepinya terminal AKAP Banda Raya Payu Sekaki, Pekanbaru akibat tidak adanya penumpang. Setiap bus yang masuk ke terminal ini hanya untuk mendapatkan cap, setelah itu mereka mencari penumpang di luar terminal. Berita itu berjudul "Ke AKAP Cuma Stempel".
Pemerintah dan DPR akhirnya memutuskan biaya pelaksanaan ibadah haji alias ongkos haji tahun 2009 naik dengan asumsi perhitungan maksimal USD 84 atau sekitar Rp865 ribu. Berita ini menjadi headline Metro Riau hari ini dengan judul "Ongkos Berangkat Haji Naik".
Berita SBY dan Megawati yang akan didaulat untuk saling bersalam-salaman usai penetapan tiga pasangan capres dan cawapres menjadi headline Tribun Pekanbaru hari ini. Pengundian nomor urut akan dilakukan Sabtu (30/5) ini. berita berjudul "SBY-Mega Dipaksa Salaman".(ad)
Direksi RAL Dinilai Terlalu Berani Berbohong
Kiki
Sabtu, 30 Mei 2009 - 03:52:38 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Manajemen PT Riau Airlines (RAL) dinilai sangat berani melakukan pembohongan publik terkait tindak lanjut hasil audit BPK. Sebab dalam hearing dengan Komisi B awal Mei lalu, pihak Direksi RAL menyatakan sudah menindaklanjuti semua temuan itu, kenyataan menurut BPK belum.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum