Bahkan pendapatan yang hilang itu tidak sedikit, mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. "Kondisi ini tentu saja sangat merugikan keuangan pemerintah di Riau," ungkap Kepala Samsat Dispenda Riau, H Said Auzir Aziz di Pekanbaru.
Dia menyebutkan kendaraan yang mati pajak it banyak ditemukan di daerah perkebunan. Hanya saja pihaknya kewalahan dalam melakukan pengawasan di lapangan karena pengoperasinya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Dia menyebutkan kendaraan non-BM juga banyak ditemukan di Riau. Kendaraan non-BM boleh saja melewati jalan di wilayah Indonesia. Hanya saja bila kendaraan itu beroperasi dalam waktu lama dan menghasilkan keuntungan harus membayar pajak di daerah operasinya.
Dia menghimbau kepada para pemilik perusahaan itu untuk segera melakukan balik nama menjadi BM. Sedangkan kendaraan mati pajak segera membayarnya.(ad)
Kendaraan Non BM Masih Banyak Berkeliaran di Riau
Kiki
Senin, 01 Juni 2009 - 05:35:09 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini masih banyak kendaraan yang beroperasi di Riau memiliki nomor polisi non BM dan mati pajak. Keberadaan kendaraan-kendaraan seperti itu telah menyebabkan Riau kehilangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum