Bahkan pendapatan yang hilang itu tidak sedikit, mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. "Kondisi ini tentu saja sangat merugikan keuangan pemerintah di Riau," ungkap Kepala Samsat Dispenda Riau, H Said Auzir Aziz di Pekanbaru.
Dia menyebutkan kendaraan yang mati pajak it banyak ditemukan di daerah perkebunan. Hanya saja pihaknya kewalahan dalam melakukan pengawasan di lapangan karena pengoperasinya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Dia menyebutkan kendaraan non-BM juga banyak ditemukan di Riau. Kendaraan non-BM boleh saja melewati jalan di wilayah Indonesia. Hanya saja bila kendaraan itu beroperasi dalam waktu lama dan menghasilkan keuntungan harus membayar pajak di daerah operasinya.
Dia menghimbau kepada para pemilik perusahaan itu untuk segera melakukan balik nama menjadi BM. Sedangkan kendaraan mati pajak segera membayarnya.(ad)
Kendaraan Non BM Masih Banyak Berkeliaran di Riau
Kiki
Senin, 01 Juni 2009 - 05:35:09 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini masih banyak kendaraan yang beroperasi di Riau memiliki nomor polisi non BM dan mati pajak. Keberadaan kendaraan-kendaraan seperti itu telah menyebabkan Riau kehilangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum