Para agen gas elpiji itu adalah agen minyak tanah sekarang yang mengalihkan usahanya ke gas elpiji. "Begitu pula dengan 300 pangkalan gas elpiji adalah para pemilik pangkalan minyak tanah sekarang," ujar Sekretaris Hiswana Migas Riau, Tuah Laksemana kepada wartawan.
Dia mengatakan saat ini tidak ada lagi masalah untuk menjalankan program konversi minyak tanah ke gas itu, karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan. "Kita tinggal melakukan koordinasi dengan para agen dan pangkalan di bawah pengawasan Hiswana Migas," ujarnya.
Pertamina sendiri saat ini juga telah mempersiapkan diri untuk menjalankan program konversi itu dengan menetapkan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang akan melakukan pengisian tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut.
Ketiga SPBE itu antara lain di Pasir Putih, Rumbai dan Kulim. Keberadaan ketiga SPBE itu diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan gas elpiji yang tentunya bakal meningkat setelah program konversi dijalankan.(ad)
Hadapi Konversi Minyak Tanah Ke Gas, Disiapkan 300 Pangkalan Elpiji
Kiki
Kamis, 04 Juni 2009 - 05:38:29 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Mulai September mendatang program konversi minyak tanah ke gas akan diberlakukan di Pekanbaru. Terkait hal itu Himpunan Pengusaha Swasta Nasional (Hiswana Migas) sudah menyiapkan sebanyak 9 agen dan 300 pangkalan elpiji.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis