Para agen gas elpiji itu adalah agen minyak tanah sekarang yang mengalihkan usahanya ke gas elpiji. "Begitu pula dengan 300 pangkalan gas elpiji adalah para pemilik pangkalan minyak tanah sekarang," ujar Sekretaris Hiswana Migas Riau, Tuah Laksemana kepada wartawan.
Dia mengatakan saat ini tidak ada lagi masalah untuk menjalankan program konversi minyak tanah ke gas itu, karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan. "Kita tinggal melakukan koordinasi dengan para agen dan pangkalan di bawah pengawasan Hiswana Migas," ujarnya.
Pertamina sendiri saat ini juga telah mempersiapkan diri untuk menjalankan program konversi itu dengan menetapkan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang akan melakukan pengisian tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut.
Ketiga SPBE itu antara lain di Pasir Putih, Rumbai dan Kulim. Keberadaan ketiga SPBE itu diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan gas elpiji yang tentunya bakal meningkat setelah program konversi dijalankan.(ad)
Hadapi Konversi Minyak Tanah Ke Gas, Disiapkan 300 Pangkalan Elpiji
Kiki
Kamis, 04 Juni 2009 - 05:38:29 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Mulai September mendatang program konversi minyak tanah ke gas akan diberlakukan di Pekanbaru. Terkait hal itu Himpunan Pengusaha Swasta Nasional (Hiswana Migas) sudah menyiapkan sebanyak 9 agen dan 300 pangkalan elpiji.
Pilihan Redaksi
IndexPemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekor Penjualan Kuartal I 2026, Kia Bukukan Pertumbuhan Global 779.169 Unit
Senin, 20 April 2026 - 23:23:24 Wib Ekonomi & Bisnis
Desain Futuristik dan Fitur ADAS Jadi Alasan Konsumen Pilih Kia The All-New Carens untuk Mobilitas Keluarga
Kamis, 16 April 2026 - 11:07:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Mudahkan Produktivitas, Pelanggan IM3 dan Tri Kini Bisa Akses Google Gemini Melalui Paket Bundling
Rabu, 08 April 2026 - 21:19:13 Wib Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Indosat Melonjak 20 Persen di Lebaran 2026, Teknologi AI Jamin Jaringan Tanpa Jeda
Rabu, 25 Maret 2026 - 20:33:00 Wib Ekonomi & Bisnis