Nampak Gubri HM Rusli Zainal SE MP sedang berbincang dengan Menhan Juwono Sudarsono pada acara Seminar Nasional bertema "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7).[/caption]
JAKARTA (RiauInfo) - Ternyata dalam mengelola keuangan negara tidak cukup hanya bermodalkan kompetensi dan kapabilitas, tapi yang jauh lebih penting adalah integritas.
"Kalau seseorang hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tidak punya integritas, maka dia akan semakin canggih dalam merampok uang negara. Tapi kalau hanya punya integritas, tapi nggak punya kompetensi dan kapabilitas, ini juga susah, pasnya orang seperti itu ya mungkin jadi ustad atau bintal," ucap Menkeu Sri Mulyani
Ini dikatakannya saat menjadi pembicara pada acara seminar sehari bertajuk "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7). Pada kesempatan itu hadir beberapa gubernur dan banyak pejabat tinggi negara, termasuk Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE.
Menkeu mengatakan bahwa mencari orang yang punya kompetensi, kapabilitas sekaligus integritas ternyata tidaklah mudah. Makanya tidak heran bila mengelola keuangan negara menjadi sangat kompleks permasalahannya.
"Saya di Depkeu setiap kali mutasi selalu nanya, ini orang ini seperti apa, kompetensinya, kapabilitasnya, terus integritasnya bagaimana. Terus-terang ternyata tidak mudah. Kita ingin orang yang kita percaya itu tidak hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tapi juga integritas," ungkap Plt Menko Perekonomian itu.
Menkeu juga berharap agar setiap pejabat yang saat ini sedang memegang kekuasaan supaya secara arif memberikan contoh dan teladan bahwa dirinya pro reformasi dan memulai reformasi dari dirinya sendiri.
"Kalau dari atas sudah memulai reformasi itu, maka ke bawahnya akan lebih mudah. Marilah kita berikan contoh agar sekian tahun ke depan kita bisa melihat Indonesia ini dengan tersenyum," harap Menkeu.
Dalam pada itu, Gubri HM Rusli Zainal kepada pers mengatakan bahwa pihaknya sangat concern dengan pemerintahan yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, Pemprov Riau terus melakukan upaya dengan meningkatkan SDM di bidang pengelolaan keuangan.
Misalnya, saat ini di setiap SKPD ditempatkan dua orang akuntan agar pengelolaan keuangan dapat dilakukan dengan baik dan transparan. "Ini semua kita lakukan agar keuangan dapat dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik," ungkapnya. (Tony/rls)
Tidak Cukup Kompetensi dan Kapabilitas Tapi Juga Integritas
Kiki
Kamis, 23 Juli 2009 - 19:05:59 WIB
[caption id="attachment_17584" align="alignleft" width="300"]
Nampak Gubri HM Rusli Zainal SE MP sedang berbincang dengan Menhan Juwono Sudarsono pada acara Seminar Nasional bertema "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7).[/caption]
JAKARTA (RiauInfo) - Ternyata dalam mengelola keuangan negara tidak cukup hanya bermodalkan kompetensi dan kapabilitas, tapi yang jauh lebih penting adalah integritas.
"Kalau seseorang hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tidak punya integritas, maka dia akan semakin canggih dalam merampok uang negara. Tapi kalau hanya punya integritas, tapi nggak punya kompetensi dan kapabilitas, ini juga susah, pasnya orang seperti itu ya mungkin jadi ustad atau bintal," ucap Menkeu Sri Mulyani
Ini dikatakannya saat menjadi pembicara pada acara seminar sehari bertajuk "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7). Pada kesempatan itu hadir beberapa gubernur dan banyak pejabat tinggi negara, termasuk Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE.
Menkeu mengatakan bahwa mencari orang yang punya kompetensi, kapabilitas sekaligus integritas ternyata tidaklah mudah. Makanya tidak heran bila mengelola keuangan negara menjadi sangat kompleks permasalahannya.
"Saya di Depkeu setiap kali mutasi selalu nanya, ini orang ini seperti apa, kompetensinya, kapabilitasnya, terus integritasnya bagaimana. Terus-terang ternyata tidak mudah. Kita ingin orang yang kita percaya itu tidak hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tapi juga integritas," ungkap Plt Menko Perekonomian itu.
Menkeu juga berharap agar setiap pejabat yang saat ini sedang memegang kekuasaan supaya secara arif memberikan contoh dan teladan bahwa dirinya pro reformasi dan memulai reformasi dari dirinya sendiri.
"Kalau dari atas sudah memulai reformasi itu, maka ke bawahnya akan lebih mudah. Marilah kita berikan contoh agar sekian tahun ke depan kita bisa melihat Indonesia ini dengan tersenyum," harap Menkeu.
Dalam pada itu, Gubri HM Rusli Zainal kepada pers mengatakan bahwa pihaknya sangat concern dengan pemerintahan yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, Pemprov Riau terus melakukan upaya dengan meningkatkan SDM di bidang pengelolaan keuangan.
Misalnya, saat ini di setiap SKPD ditempatkan dua orang akuntan agar pengelolaan keuangan dapat dilakukan dengan baik dan transparan. "Ini semua kita lakukan agar keuangan dapat dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik," ungkapnya. (Tony/rls)
Nampak Gubri HM Rusli Zainal SE MP sedang berbincang dengan Menhan Juwono Sudarsono pada acara Seminar Nasional bertema "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7).[/caption]
JAKARTA (RiauInfo) - Ternyata dalam mengelola keuangan negara tidak cukup hanya bermodalkan kompetensi dan kapabilitas, tapi yang jauh lebih penting adalah integritas.
"Kalau seseorang hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tidak punya integritas, maka dia akan semakin canggih dalam merampok uang negara. Tapi kalau hanya punya integritas, tapi nggak punya kompetensi dan kapabilitas, ini juga susah, pasnya orang seperti itu ya mungkin jadi ustad atau bintal," ucap Menkeu Sri Mulyani
Ini dikatakannya saat menjadi pembicara pada acara seminar sehari bertajuk "Inisiatif BPK dalam Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara dan Daerah Melalui Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Pusat dan Daerah," yang digelar di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (22/7). Pada kesempatan itu hadir beberapa gubernur dan banyak pejabat tinggi negara, termasuk Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE.
Menkeu mengatakan bahwa mencari orang yang punya kompetensi, kapabilitas sekaligus integritas ternyata tidaklah mudah. Makanya tidak heran bila mengelola keuangan negara menjadi sangat kompleks permasalahannya.
"Saya di Depkeu setiap kali mutasi selalu nanya, ini orang ini seperti apa, kompetensinya, kapabilitasnya, terus integritasnya bagaimana. Terus-terang ternyata tidak mudah. Kita ingin orang yang kita percaya itu tidak hanya punya kompetensi dan kapabilitas, tapi juga integritas," ungkap Plt Menko Perekonomian itu.
Menkeu juga berharap agar setiap pejabat yang saat ini sedang memegang kekuasaan supaya secara arif memberikan contoh dan teladan bahwa dirinya pro reformasi dan memulai reformasi dari dirinya sendiri.
"Kalau dari atas sudah memulai reformasi itu, maka ke bawahnya akan lebih mudah. Marilah kita berikan contoh agar sekian tahun ke depan kita bisa melihat Indonesia ini dengan tersenyum," harap Menkeu.
Dalam pada itu, Gubri HM Rusli Zainal kepada pers mengatakan bahwa pihaknya sangat concern dengan pemerintahan yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, Pemprov Riau terus melakukan upaya dengan meningkatkan SDM di bidang pengelolaan keuangan.
Misalnya, saat ini di setiap SKPD ditempatkan dua orang akuntan agar pengelolaan keuangan dapat dilakukan dengan baik dan transparan. "Ini semua kita lakukan agar keuangan dapat dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik," ungkapnya. (Tony/rls)
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44:00 Wib Umum