PULAU Jemur tidak hanya memiliki objek wisata berupa pantai yang cantik, tapi juga punya objek wisata lainnya yang menarik. Diantaranya Goa Jepang yang merupakan peninggalan bersejarah dari jaman penjajahan Jepang. Wisatawan bisa menyelusuri goa yang dulu menjadi tempat perlindungan tentara Jepang itu.
Menurut Sudirwan, keuntungan dalam pengembangan Pulau Jemur menjadi objek wisata Riau sangat banyak. Diantaranya, Pulau Jemur yang berada tidak jauh dari negara tetangga (Port Klang, Malaysia) dengan jarak sekitar 45 mil merupakan salah satu faktor pendukung dalam menyedot wisatawan dari Malaysia.
Memang diakui, saat ini berbagai fasilitas pendukung wisata masih sangat minim. Misalnya belum tersedianya fasilitas transportasi menuju ke Pulau Jemur sehingga menyebabkan pulau ini masih terisolir. Untuk mencapai pulau ini, wisatawan terpaksa harus mencarter angkutan laut dari Dumai atau dari Bagansiapi-api.
Selain itu, belum tersedianya air bersih untuk berbagai keperluan wisatawan. Padahal sebagai kawasan wisata, air bersih merupakan salah satu sarana vital yang harus dimiliki, terutama bagi hotel, villa, atau tempat penginapan. Jika belum ada sarana air bersih, mustahil investor mau menanamkan modalnya di daerah ini.
Selama ini, Pulau Jemur hanya menjadi tempat persinggahan nelayan yang sedang melaut. Misalnya, ketika ombak laut besar tiba, para nelayan berlindung di pulau ini untuk menyelamatkan diri. Atau kadang hanya untuk sekedar melepaskan lelah. Jadi pulau jemur sama sekali tidak ada penduduknya.
Makanya, dengan dikembangkan Pulau Jemur sebagai objek wisata diharapkan dalam waktu dekat ini fasilitas pendukung itu akan segera dibangun. Dan masyarakat dan pemerintah daerah bersama-sama membangun masa depan pulau ini, menjadi pulau elok yang dapat menarik wisatawan datang ke sini.
"Saya sangat optimis, kalau pengembangan pulau ini benar-benar serius dilakukan, wisatawan akan berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan alamnya. Pulau ini akan mampu bersaing dengan pulau Bali ataupun Pulau Sepadan dan Ligitan yang sudah terkenal di dunia itu," ungkap Sudirwan lagi.(Adrizas)Pulau Jemur Nan Elok, Jadi Andalan Pariwisata Riau (Bagian II-Habis)
Kiki
Rabu, 02 September 2009 - 06:29:47 WIB
PULAU Jemur tidak hanya memiliki objek wisata berupa pantai yang cantik, tapi juga punya objek wisata lainnya yang menarik. Diantaranya Goa Jepang yang merupakan peninggalan bersejarah dari jaman penjajahan Jepang. Wisatawan bisa menyelusuri goa yang dulu menjadi tempat perlindungan tentara Jepang itu.
Menurut Sudirwan, keuntungan dalam pengembangan Pulau Jemur menjadi objek wisata Riau sangat banyak. Diantaranya, Pulau Jemur yang berada tidak jauh dari negara tetangga (Port Klang, Malaysia) dengan jarak sekitar 45 mil merupakan salah satu faktor pendukung dalam menyedot wisatawan dari Malaysia.
Memang diakui, saat ini berbagai fasilitas pendukung wisata masih sangat minim. Misalnya belum tersedianya fasilitas transportasi menuju ke Pulau Jemur sehingga menyebabkan pulau ini masih terisolir. Untuk mencapai pulau ini, wisatawan terpaksa harus mencarter angkutan laut dari Dumai atau dari Bagansiapi-api.
Selain itu, belum tersedianya air bersih untuk berbagai keperluan wisatawan. Padahal sebagai kawasan wisata, air bersih merupakan salah satu sarana vital yang harus dimiliki, terutama bagi hotel, villa, atau tempat penginapan. Jika belum ada sarana air bersih, mustahil investor mau menanamkan modalnya di daerah ini.
Selama ini, Pulau Jemur hanya menjadi tempat persinggahan nelayan yang sedang melaut. Misalnya, ketika ombak laut besar tiba, para nelayan berlindung di pulau ini untuk menyelamatkan diri. Atau kadang hanya untuk sekedar melepaskan lelah. Jadi pulau jemur sama sekali tidak ada penduduknya.
Makanya, dengan dikembangkan Pulau Jemur sebagai objek wisata diharapkan dalam waktu dekat ini fasilitas pendukung itu akan segera dibangun. Dan masyarakat dan pemerintah daerah bersama-sama membangun masa depan pulau ini, menjadi pulau elok yang dapat menarik wisatawan datang ke sini.
"Saya sangat optimis, kalau pengembangan pulau ini benar-benar serius dilakukan, wisatawan akan berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan alamnya. Pulau ini akan mampu bersaing dengan pulau Bali ataupun Pulau Sepadan dan Ligitan yang sudah terkenal di dunia itu," ungkap Sudirwan lagi.(Adrizas)Pilihan Redaksi
IndexPeran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Investor Beralih ke Emas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum
Ketua SMSI Riau Hadiri Rapimnas di Jakarta, Bahas Nasib Media Digital Pasca Pertemuan Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:09:00 Wib Umum