"Berdasar jumlah penyembelihan sapi di Rumah Potong Hewan (RPH-red), saat ini kebutuhan daging api masih normal sekitar 30 hingga 32 ekor sapi dengan hasil daging sekitar 7 ton setiap harinya. Peningkatan akan terjadi jelang akhir ramadan dan pada saat hari raya idul fitri mencapai 200 persen daging sapi,"ungkap Kepala Dinas Perternakan Kota Pekanbaru Sentot Djoko Prayitno.
Untuk kebutahan lebaran ini RPH juga dinilai siap memenuhi peningkatan permintaan pasar. Dinas Perternakan Pekanbaru juga menegaskan, RPH Pekanbaru merupakan produksi daging yang aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. Sehingga tidak ada daging palsu atau daging gelonggongan dari RPH Pekanbaru.
Dinas Perternakan juga menghimbau warga agar segera melaporkan jika ada menemukan dan melihat daging yang mencurigakan di pasaran.(Surya)
Disnak Minta Warga Laporkan Daging Sapi Palsu
Kiki
Kamis, 03 September 2009 - 08:24:01 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kebutuhan daging sapi masih dinilai normal di Kota Pekanbaru hingga pertengahan ramadan 2009 ini. Dinas perternekan Kota Pekanbaru menyatakan kebutuhan daging sapi masih sekitar rata-rata 7 ton perharinya. Kebutuhan daging akan meningkat lebih dari 100 persen hingga ramadan dan hari raya Idul Fitri.
Pilihan Redaksi
IndexPemerintah Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial
SMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis