Banyaknya warga melaksanakan kenduri naik haji itu membuat permintaan daging ayam potong mengalami peningkatan cukup besar. Hal ini membut harga daging ayam potong mengalam kenaikan yang cukup signifikan. Bila sebelumnya Rp17.000 perkilogram, kini sudah naik menjadi antara Rp19.000 sampai Rp20.000 perkilogram.
Beberapa pedagang daging ayam potong yang ditemui RiauInfo, Sabtu (24/10) mengakui adanya peningkatan permintaan daging ayam potong itu. "Beberapa hari ini memang terjadi permintaan daging ayam potong," ungkap Toni (37) salah seorang pedagang ayam.
Dia meningkatnya permintaan daging ayam potong ini membuat harganya jadi mengalami kenaikan. "Saat ini kami menjualnya denganharga Rp19.000 perkilogram, sedangkan sebelumnya harga Rp17.000," ungkap Toni yang berdagang di Pasar Limapuluh, Pekanbaru ini.(ad)
Banyak Warga Kenduri Naik Haji, Harga Ayam Potong Jadi Melambung
Kiki
Sabtu, 24 Oktober 2009 - 06:16:21 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Dalam minggu-minggu belakangan ini banyak warga Pekanbaru melaksanakan kenduri untuk doa keselamatan menunaikan ibadah haji. Hal ini ternyata sangat berpengaruh terhadap permintaan warga terhadap daging ayam potong.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis