Pembangunan pembangkit baru ini sesuai dengan usulan dari Dirut PLN Fahmi Mochtar yang minta agar di Riau dibangun pembangkit lain, selain PLTU 2 x 100 MW. Pembangkit baru yang diusulkan itu berkekuatan 2 x 25 MW dan diletakkan di kawasan Teluk Lembu, Pekanbaru.
Menurut rencana, pembangkit listrik baru itu akan bisa dioperasikan pada bulan Meret 2010 mendatang. Saat ini dalam proses penenderan dan secepatnya akan segera dibangun. Sedangkan biayanya, saat ini masih dalam penghitungan.
Selain akan membangun pembangkit baru, PLN di daerah ini juga akan merelokasi PLTD 8 MW dari Paya Pasir ke Teluk Lembuh pada bulan ini juga. PLTD itu sudah dibongkar dan hanya tinggal direlokasi ke Riau saja untuk segera dioperasikan.
Kemudian pada Februarti tahun depan relokasi akan kembali dilakukan untuk PLTD 2 x 10 MW yang juga berasal dari Paya Pasir. Jika program jangka pendek ini terlaksana, maka akan terjadi penambahan daya total 78 MW yang terdiri dari 28 MW dari relokasi dan 50 MW dari pembangkit baru.(ad)
PLN Akan Bangun Pembangkit Baru di Teluk Lembu
Kiki
Jumat, 06 November 2009 - 07:06:41 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk mengurangi krisis listrik yang terjadi di Rau, pihak PT PLN Wilayah Riau dan Kepri dalam waktu dekat akan membangun pembangkit baru. Pembangkit tersebut akan berdaya 2 x 25 MW dan dibangun di PLTD/G Teluk Lembu.
Pilihan Redaksi
IndexPemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekor Penjualan Kuartal I 2026, Kia Bukukan Pertumbuhan Global 779.169 Unit
Senin, 20 April 2026 - 23:23:24 Wib Ekonomi & Bisnis
Desain Futuristik dan Fitur ADAS Jadi Alasan Konsumen Pilih Kia The All-New Carens untuk Mobilitas Keluarga
Kamis, 16 April 2026 - 11:07:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Mudahkan Produktivitas, Pelanggan IM3 dan Tri Kini Bisa Akses Google Gemini Melalui Paket Bundling
Rabu, 08 April 2026 - 21:19:13 Wib Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Indosat Melonjak 20 Persen di Lebaran 2026, Teknologi AI Jamin Jaringan Tanpa Jeda
Rabu, 25 Maret 2026 - 20:33:00 Wib Ekonomi & Bisnis