Sejumlah warga jalan Pinang Kelurhan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai menegaskan tetap saja tidak percaya dengan berbgai alasan PLN Riau-Kepri. Karena warga merasa yakin pemadaman selama ini juga telah menjadi skenario rutin PLN dengan maksud tertentu bagi keuntungan pribadi oknum PLN.
"Buktinya, sejak adanya demonstrasi dari berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa, PLN langsung mengeluarkan kebijakan pengurangan pemadaman. Dari sini kita bisa simpulkan pemadaman selama ini telah direncanakan dengan maksud tertentu oleh oknum PLN,"ungkap tokoh pemuda di wilayah Marpoyan Damai.
Menurutnya, pemadaman selama ini merupakan pembohongan publik dari PLN. Sehingga, saat terdesak, PLN malah bisa menghidupkan secara penuh wialyah Pekanbaru. "Saya tidak pernah percaya alasan PLN yang menyatakan gardu meledak, kurang daya dan sebagainya seperti yang selama ini mereka katakan,"ungkapnya kepada RiauInfo.(Surya)
MASIH ADANYA PEMADAMAN.... Warga Tetap Tak Percaya PLN
Kiki
Sabtu, 07 November 2009 - 12:12:39 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pemadaman bergilir yang masih diberlakukan di Kota Pekanbaru oleh PLN tetap saja menjadi keluhan bagi sejumlah warga Kota Bertuah. Pasalnya, warga terlanjur tidak percaya dengan berbagai alasan yang dikeluarkan PLN terkait pemadanab bergilir selama ini.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum