"Data yang dikumpulkan oleh konsultan masih dalam tahap verifikasi oleh pihak Pertamina. Namun sebanyak 113.477 tabung gas telah disediakan di SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji-red) Pekanbaru. Dalam waktu dekat akan disalurkan kepada warga,"ungkap kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Suraji, Jumat (13/11/09) di Pekanbaru.
Seperti data sebelumnya, Disperindag mengantongi sebanyak 13.477 warga yang berhak menerima tabung gas tersebut. Data ini terbagi kepada 109.385 dari Kepala Keluarga dan 4.092 untuk pelaku usaha kecil. Data hasil konsultan yang ditunjuk pemerintah ini sedang dalam verifikasi oleh Pertamina untuk selanjutnya diberikan tabung gas tersebut.(Surya)
Pertamina Siaga 113 Ribuan Tabung Gas Konversi
Kiki
Jumat, 13 November 2009 - 07:46:20 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Penyaluran tabung gas elpiji mulai dipersiapkan oleh pihak Pertamina. Sedikitnya Pertmina sebagai distributor, telah menyediakan tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 113.477 unit lengkap dengan kompor gas satu tunggu. Dalam waktu dekat, Pertamina bekerjasama dengan Dinas Perindusterian dan Perdagangan akan menylurkannya ke pada warga yang berhak menerima program konversi gas ke minyak tanah di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis