Walikota Pekanbaru Herman Abdullah dalam keterangannya di Pekanbaru mengatakan pemakaian songket Melayu ini sifatnya wajib dan boleh dipakai dalam bentuk apa saja, bisa baju dan rok untuk wanita. "Yang penting ada corak songketnya," ungkap dia.
Gerakan penggunaan songket Melayu ini, menurut Herman bertujuan untuk menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat kepada budaya Melayu. "Kalau bukan kita yang memulai untuk menumbuhkan rasa cinta itu, siapa lagi," tambah Herman lagi.
Selain menumbuhan kecintaan kepada budaya Melayu, juga berujuan untuk meningkatkan penghasilan para pengrajin songket yang ada di Pekanbaru. Keberadaan pengrajin songket Melayu itu selama ini sangat berarti dalam mempertahankan budaya Melayu.
Beberapa PNS di Pemko Pekanbaru menyambut baik kebijakan walikota mewajibkan seragam song ket Melayu pada setiap hari Kamis ini. Menurut dia, meskipun harganya cukup mahal, tapi songket Melayu sangat indah jika dipakai.(ad)
Pemko Pekanbaru Canangkan Penggunaan Songket Melayu
Kiki
Selasa, 12 Januari 2010 - 05:10:30 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk melestarikan hasil kreasi budaya Melayu, Pemko Pekanbaru berencana akan mencanangkan seragam songket Melayu di hari kerja di lingkungannya. Penggunaan seragam khas Melayu ini direncanakan diterapkan setiap hari Kamis.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum