Mereka menilai usaha mereka yang hanya parkir mobil di kawasan jalan Cut Nyak Dien itu tidak menganggu peraturan. Sehingga mereka tetap menggelar jualan koldingnya seperti biasa.
Selain itu, para pedagang kolding menyatakan, usaha yang mereka jalani tidak bisa dialihkan ke tempat lain yang relatif sepi pembeli. Sehingga mereka hanya bisa berharap kebijakan Pemko Pekanbaru menilai sisi baik usaha mereka sebagai salah satu ciri khas Kota Bertuah ini.
"Kita hanya parkir seperti kendaraan yang parkir disini setiap harinya. Kita pun buka hanya beberap jam hingga sore hari saja sejak sekitar pukul 10 atau jam 11 pagi hingga sore jelang magrib. Jadi kami sangat tertekan sekali jika ada larangan dari pihak satpol PP,"ungkap seorang pedagang kolding kepada RiauInfo.(Surya)
Kolding Cut Nyak Dien Harap Pengertian Pemko
Kiki
Rabu, 03 Februari 2010 - 15:14:39 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pasca operasi satpol PP Pekanbaru, sejumlah pedagang kolak dingin (kolding) tetap bertahan berjualan di kawasan jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, Rabu (3/02/10) ini. Para pedagang kolding yang menggunakan mobil sebagai 'toko' mereka itu mengaku tidak bisa menerima penggusuran para Satpol PP Pekanbaru Selasa kemarin.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
EMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Kamis, 01 Oktober 2026 - 17:52:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
Rabu, 30 September 2026 - 15:37:48 Wib Ekonomi & Bisnis
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Rabu, 30 September 2026 - 13:03:00 Wib Ekonomi & Bisnis
KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
Rabu, 30 September 2026 - 08:44:36 Wib Ekonomi & Bisnis