Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Suraji mengatakan, posisi Disperindag dalam program kompor gas konversi elpiji 3 Kg hanya sebatas pemantauan dan koordinasi jumlah dan data warga penerima.
Sedangkan survei serta penentuan siapa yang berhak menerima kompor gas elpiji 3 kg ada ditangan Pertamina yang menunjuk konsultan dalam pendataan warga. Sehingga Disperindag Kota Pekanbaru menilai, tanggung jawab ini sebagai milik pihak Pertamina.
Sementara itu, agen elpjji komersil 12 kg masih mengeluh dnegan kian turunnya omset mereka sejak digulirkannya program kompor gas konversi 3 Kg. Sejumlah agen elpiji 12 Kg menilai, kkeberadaan agen isi ulang gas 3 kg dengan harga subsidi Rp.15.000 per tabung telah menjadi pilihan sebagain pelanggan gas 12 Kg tersebut.(Surya)
Elpiji 3 Kg Salah Sasaran Tekan Omset Agen Gas 12 Kg
Kiki
Kamis, 25 Februari 2010 - 15:35:34 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kian menurunnya omset agen gas elpiji 12 kg disinyalir akibat adanya kesalahan penyalauran gas 3 kg di sejumlah warga kota Pekanbaru. Menanggapi hal ini, Dinas Perindusterian dan perdagan Kota Pekanbaru menilai, keadaan ini sebagai tanggung jawab konsultan dan Pertamina yang menjalankan program tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis