Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan, ketinggian gelombang air laut antara 2 meter hingga 2,5 meter terjadi di wilayah perairan Batam, Tanjung Pinang dan Selat Singapura.
Sedangkan ketinggian gelombang sekitar 2 hingga 3 meter terjadi di perairan Natuna, Matak, Dabosingkep, Tarempa sekitarnya. Menurut BMKG, cuaca buruk dan angin kencang merupakan penyebab utama gelombang laut itu. Sehingga ketinggian air laut meningkat di sejumlah perairan Natuna dan Batam sekitarnya tersebut.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru melalui staf analisa Warih mengatakan, pelayaran terutama kapal kecil perlu waspada terhadap ketinggian gelombang maksimum tersebut. Hal ini menyusul gelombang pasang terjadi akibat angin kencang yang memperburuk kondisi perairan tersebut.(Surya)
Perairan Natuna dan Batam Status Waspada Bagi Pelayaran
Kiki
Jumat, 12 Maret 2010 - 15:18:46 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Gelombang pasang membayangi sejumlah perairan Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (12/03/10) ini. Seperti Pulau Tujuh Natuna sekitarnya mengalami gelombang maksimum mencapai 3 meter. Sementara, perairan Pulau Batam sekitarnya mengalami gelombang maksimum 2,5 meter. Ketinggian gelombang di dua perairan tersebut status waspada bagi pelayaran.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan