Unri dan Agrinas Palma Bangun Pusat Riset Sawit Bertaraf Internasional

Selasa, 29 September 2026 | 19:18:00 WIB
Universitas Riau dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman di Menara Agrinas Palma, Jakarta, pada 23 September 2026 untuk memperkuat kolaborasi di sektor perkebunan kelapa sawit.

PEKANBARU (RiauInfo) – Universitas Riau (Unri) dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat kolaborasi di sektor perkebunan kelapa sawit melalui pengembangan riset, inovasi, dan pembentukan Pusat Riset Sawit bertaraf nasional dan internasional. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Menara Agrinas Palma, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Sri Indarti, SE, MSi, dan Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Dr. Mohammad Abdul Ghani. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri perkebunan kelapa sawit.

Kolaborasi Unri dan Agrinas Palma Nusantara diarahkan pada pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus utama kerja sama tersebut adalah pengembangan riset perkebunan dan agroindustri, termasuk menghasilkan inovasi yang dapat mendukung kemajuan sektor kelapa sawit.

Salah satu agenda utama dalam kerja sama ini adalah pengembangan Pusat Riset Sawit. Pusat penelitian tersebut dirancang menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri untuk menghasilkan kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan perkebunan kelapa sawit.

Rektor Unri Prof. Dr. Sri Indarti menjelaskan, pusat riset tersebut akan mencakup berbagai aspek penting dalam industri kelapa sawit, mulai dari budidaya hingga pengelolaan perkebunan.

“Pusat riset ini akan menjadi wadah kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi di sektor perkebunan sawit, baik aspek budidaya, pengolahan hasil, maupun manajemen perkebunan,” jelas Sri Indarti.

 

Pengembangan pusat riset ini diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan pengetahuan dan inovasi bagi industri kelapa sawit. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan penelitian diharapkan semakin terhubung dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku industri.

Fokus pada Riset dan Tata Kelola Perkebunan

Selain pengembangan pusat penelitian, kerja sama Unri dan Agrinas Palma Nusantara juga mencakup pengembangan pengetahuan dan inovasi untuk mengoptimalkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Kolaborasi antara akademisi dan industri diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola perkebunan.

Dalam kerja sama ini, riset tidak hanya diarahkan pada aspek teknis budidaya dan pengolahan hasil, tetapi juga mencakup manajemen perkebunan. Pendekatan tersebut membuka ruang bagi pengembangan kajian yang mengintegrasikan aspek akademik dan praktik pengelolaan industri.

Pada kesempatan yang sama, digelar pula pemaparan mengenai transformasi tata kelola penguasaan dan optimalisasi aset perkebunan kelapa sawit PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Materi tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai penguatan tata kelola aset perkebunan.

Pemaparan itu membahas pendekatan pemetaan partisipatif dan collaborative governance. Pemetaan partisipatif merupakan pendekatan yang melibatkan para pemangku kepentingan dalam proses pemetaan, sedangkan collaborative governance menekankan tata kelola melalui kolaborasi berbagai pihak.

Kedua pendekatan tersebut dibahas dalam konteks upaya memperkuat tata kelola serta optimalisasi aset perkebunan kelapa sawit. Namun, bahan informasi yang tersedia belum merinci target, tahapan pelaksanaan, maupun indikator keberhasilan dari transformasi tata kelola tersebut.

Dihadiri Pimpinan Unri dan Agrinas Palma Nusantara

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Unri dan Agrinas Palma Nusantara turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, MPhil.

Dari pihak PT Agrinas Palma Nusantara, kegiatan tersebut dihadiri Direktur Operasional Tuhu Bangun dan Direktur Bisnis Nurhidayat. Turut hadir Sekretaris Dewan Sawit Bappenas, Dr. Rino Afrino, ST, MM, CAPO.

Kehadiran jajaran pimpinan kedua institusi menunjukkan keterlibatan unsur akademisi dan industri dalam penguatan kerja sama tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tantangan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Melalui pengembangan Pusat Riset Sawit dan kerja sama dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi, Unri dan Agrinas Palma Nusantara menargetkan terbentuknya ruang kolaborasi untuk riset, pendidikan, dan inovasi perkebunan. Pengembangan lebih lanjut dari kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kemajuan penelitian serta tata kelola industri kelapa sawit di Indonesia.

 

 

Terkini