Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadispora) Kampar Drs Basrun mengungkapkan, akibat banjir yang menggenangi 66 desa di kabupaten itu mengakibatkan 57 unit sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mengalami rusak dan siswa tidak dapat sekolah.
“Kerugiannya belum kita hitung, yang jelas akibat banjir itu menyebabkan 57 unit sekolah rusak, dan siswa tidak bisa sekolah,” tuturnya.
Ia mengatakan, sekolah yang rusak itu berada di kecamatan Siak Hulu sebanyak tujuh unit, Tambang 17 unit, Kampar 16 unit, Kampar Kiri tujuh unit dan Kampar Kiri Hulu 10 unit.
Menjawab aktivitas pendidikan, ia mengatakan saat ini sekolah di Kampar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sedang libur sedangkan SMP dan SMA belum libur tetapi proses belajar mengajar tidak berjalan normal.
Puluhan Sekolah di Kampar Rusak
Kiki
Selasa, 26 Desember 2006 - 07:55:15 WIB
Pekanbaru – Banjir yang melanda Kabupaten Kampar tidak hanya merusak perkebunan milik masyarakat juga merusakkan sekitar 57 unit sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Ketinggian air di sekolah tersebut mencapai satu sampai satu setengah meter.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
Borong 4 Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025, Unri Raih Dua Emas Kategori Humas
Jumat, 19 Desember 2025 - 22:41:00 Wib Pendidikan
Presiden Prabowo Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara yang Pernah Dipenjara karena Iuran Sukarela Sekolah
Kamis, 13 November 2025 - 16:10:29 Wib Pendidikan
PWI Kampar dan Anggota DPR-RI Gelar Pelatihan Jurnalistik, Cetak SDM Unggul di Era Digital
Jumat, 18 Juli 2025 - 23:57:30 Wib Pendidikan