PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti apa motif terbunuhnya Suari (70) warga Perhentian Raja Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Siak Hulu, Kampar. Namun pihak kepolisian menduga motif pembunuhan tersebut didasari rasa dendam pelaku.
Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien ketika dikonfirmasi, Jumat (18/7) melalui Kapolsek Kampar, AKP Ferianto SPd didampingi Kanit Reskrim, Bripka Sutarno mengatakan hal itu kepada wartawan. Sebab sejauh ini tidak ada satupun berang berharga milik korban yang diambil pelaku.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan secara intensif. Beberapa saksi telah diperiksa. Belum bisa dipastikan penyebab Suari dibunuh. Tapi yang jelas bukan dirampok. Karena tidak ada harta bendanya yang hilang," sebutnya.
Jasad Suari ditemukan pertama kali oleh tetangganya berinisial BH yang saat itu datang ke rumah korban dengan maksud meminjam alat pertanian untuk panen. Ketika itu tubuh Suari tergeletak bersimbah darah di depan pintu dapur kediamannya.
Kondisinya sungguh menggenaskan. Terdapat luka menganga di leher korban seperti bekas bacokan yang dilakukan berulang kali. Selain itu terdapat luka sayatan memanjang dari ubun-ubun hingga dahinya serta beberapa luka robek di bagian pipi.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi, jenazah pria yang hanya sendirian tinggal di rumah ini lalu dievakuasi ke kamar mayat RSUD Aifin Achmad Pekanbaru. "Kita masih melakukan penyelidikan. Belum diketahui siapa pelaku pembunuhan tersebut," tutupnya.(q)Polisi Menduga Pembunuhan di Lubuk Sakat Motifnya Dendam
Kiki
Jumat, 18 Juli 2008 - 09:12:55 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti apa motif terbunuhnya Suari (70) warga Perhentian Raja Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Siak Hulu, Kampar. Namun pihak kepolisian menduga motif pembunuhan tersebut didasari rasa dendam pelaku.
Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien ketika dikonfirmasi, Jumat (18/7) melalui Kapolsek Kampar, AKP Ferianto SPd didampingi Kanit Reskrim, Bripka Sutarno mengatakan hal itu kepada wartawan. Sebab sejauh ini tidak ada satupun berang berharga milik korban yang diambil pelaku.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan secara intensif. Beberapa saksi telah diperiksa. Belum bisa dipastikan penyebab Suari dibunuh. Tapi yang jelas bukan dirampok. Karena tidak ada harta bendanya yang hilang," sebutnya.
Jasad Suari ditemukan pertama kali oleh tetangganya berinisial BH yang saat itu datang ke rumah korban dengan maksud meminjam alat pertanian untuk panen. Ketika itu tubuh Suari tergeletak bersimbah darah di depan pintu dapur kediamannya.
Kondisinya sungguh menggenaskan. Terdapat luka menganga di leher korban seperti bekas bacokan yang dilakukan berulang kali. Selain itu terdapat luka sayatan memanjang dari ubun-ubun hingga dahinya serta beberapa luka robek di bagian pipi.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi, jenazah pria yang hanya sendirian tinggal di rumah ini lalu dievakuasi ke kamar mayat RSUD Aifin Achmad Pekanbaru. "Kita masih melakukan penyelidikan. Belum diketahui siapa pelaku pembunuhan tersebut," tutupnya.(q)Pilihan Redaksi
IndexOmbudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim
Rida K Liamsi Mengaku Dizalimi, Tuntut Hak dan Keadilan di Riau Pos
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21:09 Wib Hukrim