PEKANBARU (RiauInfo) - Pembekuan izin operasional maskapai penerbangan milik Pemprov Riau, Riau Airlines (RAL) terus-menerus menuai masalah. Selain konflik antara karyawan dan manajemen makin meruncing, Bank Mualat juga membekukan rekening milik RAL.
Pihak Bank Muamalat sengaja membekukan rekening RAL guna berjaga-jaga jika maskapai penerbangan tersebut nantinya tidak mampu bayar utang pasca dibekukan izin operasionalnya. Dana yang dibekukan tersebut merupakan tabungan RAL sebesa Rp 6 miliar.
Legal Consultant PT RAL, Ritawati mengatakan pembekuan itu dilakukan sejak pembekuan izin operasional PT RAL diberlakukan pada Senin lalu (28/7), Sedangkan Kepala Cabang Bank Muamalat Pekanbaru Bambang Setiawan tidak mau berkomentar soal itu.
Sementara itu Pemimpin Bank Indonesia Pekanbaru Gator Sugiono menyebutkan tindakan Bank Mualamat itu merupakan hak dari pihak bank bersangkutan. "Itu sah-sah saja, karena bank mesti memperimbangkan aspek pridential," tambahnya.(Ad)Bank Mualamat Bekukan Rekening RAL
Kiki
Selasa, 05 Agustus 2008 - 16:21:47 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pembekuan izin operasional maskapai penerbangan milik Pemprov Riau, Riau Airlines (RAL) terus-menerus menuai masalah. Selain konflik antara karyawan dan manajemen makin meruncing, Bank Mualat juga membekukan rekening milik RAL.
Pihak Bank Muamalat sengaja membekukan rekening RAL guna berjaga-jaga jika maskapai penerbangan tersebut nantinya tidak mampu bayar utang pasca dibekukan izin operasionalnya. Dana yang dibekukan tersebut merupakan tabungan RAL sebesa Rp 6 miliar.
Legal Consultant PT RAL, Ritawati mengatakan pembekuan itu dilakukan sejak pembekuan izin operasional PT RAL diberlakukan pada Senin lalu (28/7), Sedangkan Kepala Cabang Bank Muamalat Pekanbaru Bambang Setiawan tidak mau berkomentar soal itu.
Sementara itu Pemimpin Bank Indonesia Pekanbaru Gator Sugiono menyebutkan tindakan Bank Mualamat itu merupakan hak dari pihak bank bersangkutan. "Itu sah-sah saja, karena bank mesti memperimbangkan aspek pridential," tambahnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rupiah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama
Kamis, 23 April 2026 - 11:47:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Rekor Penjualan Kuartal I 2026, Kia Bukukan Pertumbuhan Global 779.169 Unit
Senin, 20 April 2026 - 23:23:24 Wib Ekonomi & Bisnis
Desain Futuristik dan Fitur ADAS Jadi Alasan Konsumen Pilih Kia The All-New Carens untuk Mobilitas Keluarga
Kamis, 16 April 2026 - 11:07:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Mudahkan Produktivitas, Pelanggan IM3 dan Tri Kini Bisa Akses Google Gemini Melalui Paket Bundling
Rabu, 08 April 2026 - 21:19:13 Wib Ekonomi & Bisnis