PEKANBARU (RiauInfo) - Kenaikan tarif pesawat menjelang lebaran ternyata tidak berpengaruh pada para penumpang, justru pada tahun ini jumlah penumpang pesawat naik hingga 7 persen.
“Walaupun tarif pesawat itu mahal tetapi masyarakat tetap menggunakan pesawat karena masalah waktu yang sangat singkat, jadi kita memprediksi jumlah penumpang pesawat ini bakal mengalami peningkatan hingga 7 persen,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Drs Pria Budi rapat persiapan penetapan angkutan lebaran kemarin di Aula Kantor Walikota Pekanbaru.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menggunakan jalur udara nantinya, lanjut Budi, maka dua unit pesawat Riau Air Line (RAL) akan dioperasikan untuk memperbantukan pada jalur khusus yakni Pekanbaru-Jakarta, Pekanbaru-Batam dan Pekanbaru-Medan.
Jadi pesawat RAL ini akan diberangkatkan atau diterbangkan dua kali sehari untuk mengatasi tingginya arus penumpang. Sehingga jumlah penumpang yang ada di bandara SSK II Pekanbaru nantinya tidak menumpuk, karena sudah ada penambahan armada penerbangan milik Pemda Riau.
Sedangkan untuk angkutan darat dan laut tidak ada penambahan armada karena untuk angkutan darat pada umumnya masyarakat banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Begitu juga dengan angkutan laut yakni banyak penumpang yang menggunakan travel hingga ke pelabuhan Buton.
Dibandingkan dengan tahun lalu, penumpang untuk angkutan darat dan laut tersebut masing-masing mengalami penurunan sekitar 2 persen. Pasalnya, semenjak adanya otonomi daerah banyak masyarakat yang menggunakan jalur alternatif untuk menghemat waktu dan biaya keberangkatan tersebut.
Ketika ditanya soal kesiapan angkutan lebaran tersebut, Budi menuturkan masing-masing instansi sudah mempersiapkan armada yang akan diberangkatkan nantinya.
Jadi setiap kendaraan yang bakal digunakan untuk angkutan lebaran tersebut akan dilakukan uji kelayakan kendaraan, kalau kendaraan tersebut layak maka Dinas Perhubungan akan memasang stiker angkutan lebarannya.
Begitu juga dengan pembelian tiket nantinya, masyarakat dituntut untuk lebih waspada agar tidak membeli tiket pada calo tetapi harus membeli tiket pada agen
yang sah. “Kita minta masyarakat jangan sampai membeli tiket pada calo tetapi belilah tiket pada agen yang sah. Membeli tiket di luar agen yang sah itu dapat merugikan penumpang itu sendiri,” himbaunya mengakhiri. (muchtiar)RAL Dioperasikan untuk Angkutan Lebaran
Kiki
Sabtu, 13 September 2008 - 22:30:02 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kenaikan tarif pesawat menjelang lebaran ternyata tidak berpengaruh pada para penumpang, justru pada tahun ini jumlah penumpang pesawat naik hingga 7 persen.
“Walaupun tarif pesawat itu mahal tetapi masyarakat tetap menggunakan pesawat karena masalah waktu yang sangat singkat, jadi kita memprediksi jumlah penumpang pesawat ini bakal mengalami peningkatan hingga 7 persen,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Drs Pria Budi rapat persiapan penetapan angkutan lebaran kemarin di Aula Kantor Walikota Pekanbaru.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menggunakan jalur udara nantinya, lanjut Budi, maka dua unit pesawat Riau Air Line (RAL) akan dioperasikan untuk memperbantukan pada jalur khusus yakni Pekanbaru-Jakarta, Pekanbaru-Batam dan Pekanbaru-Medan.
Jadi pesawat RAL ini akan diberangkatkan atau diterbangkan dua kali sehari untuk mengatasi tingginya arus penumpang. Sehingga jumlah penumpang yang ada di bandara SSK II Pekanbaru nantinya tidak menumpuk, karena sudah ada penambahan armada penerbangan milik Pemda Riau.
Sedangkan untuk angkutan darat dan laut tidak ada penambahan armada karena untuk angkutan darat pada umumnya masyarakat banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Begitu juga dengan angkutan laut yakni banyak penumpang yang menggunakan travel hingga ke pelabuhan Buton.
Dibandingkan dengan tahun lalu, penumpang untuk angkutan darat dan laut tersebut masing-masing mengalami penurunan sekitar 2 persen. Pasalnya, semenjak adanya otonomi daerah banyak masyarakat yang menggunakan jalur alternatif untuk menghemat waktu dan biaya keberangkatan tersebut.
Ketika ditanya soal kesiapan angkutan lebaran tersebut, Budi menuturkan masing-masing instansi sudah mempersiapkan armada yang akan diberangkatkan nantinya.
Jadi setiap kendaraan yang bakal digunakan untuk angkutan lebaran tersebut akan dilakukan uji kelayakan kendaraan, kalau kendaraan tersebut layak maka Dinas Perhubungan akan memasang stiker angkutan lebarannya.
Begitu juga dengan pembelian tiket nantinya, masyarakat dituntut untuk lebih waspada agar tidak membeli tiket pada calo tetapi harus membeli tiket pada agen
yang sah. “Kita minta masyarakat jangan sampai membeli tiket pada calo tetapi belilah tiket pada agen yang sah. Membeli tiket di luar agen yang sah itu dapat merugikan penumpang itu sendiri,” himbaunya mengakhiri. (muchtiar)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum