PEKANBARU (RiauInfo) - Sejumlah wartawan yang sedang menikmati makan siangnya di Kantin PWI Riau Jalan Sumatera Pekanbaru Selasa (6/1) siang tadi mendapatkan pemandangan unik. Pasalnya seorang laki-laki yang diduga mengindap kelainan jiwa alias gila tertidur pulas di depan kantin tersebut.
Laki-laki yang diperkirakan berumur 60-an itu benar-benar tidur pulas. Ini dapat dilihat dari tidurnya tidak terganggu sedikitpun oleh hiruk pikuk di sekitar kantin tersebut. Bahkan ketika Ical, pemilik kantin berusaha membangunkannya, laki-laki itu tidak bergeming sedikitpun.
Namun saat Ical akan menutup kantinnya, laki-laki itu dipaksa bangun, karena posisinya tidur mengganggu pintu kantin yang akan ditutup. Mulanya dia sempat tidak mau beranjak dari tempat itu, dan hanya duduk bersila sambil memejamkan matanya. Namun setelah diberdirikan, barulah mau beranjak dari tempat itu.
Ical kepada RiauInfo mengatakan, sebelum tertidur pulas di depan kantinnya, laki-laki tersebut sempat minta makan. Permintaan itu dikabulkannya. Bahkan ketika laki-laki tersebut minta kopi, juga disediakan Ical. "Setelah makan dan minum, dia langsung tertidur pulas di depan kantin," ungkapnya.
Sebenarnya Ical tidak tega membangunkannya karena terlihat tidurnya sangat pulas. Namun karena posisi tidurnya persis di depan kantin, terpaksa dibangunkan karena menghalangi pintu kantin ketika akan ditutup. "Soalnya hari sudah sore, sudah waktunya kami tutup," tambahnya.(Ad)Orang Gila Tertidur Pulas di Depan Kantin PWI Riau
Kiki
Selasa, 06 Januari 2009 - 12:14:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejumlah wartawan yang sedang menikmati makan siangnya di Kantin PWI Riau Jalan Sumatera Pekanbaru Selasa (6/1) siang tadi mendapatkan pemandangan unik. Pasalnya seorang laki-laki yang diduga mengindap kelainan jiwa alias gila tertidur pulas di depan kantin tersebut.
Laki-laki yang diperkirakan berumur 60-an itu benar-benar tidur pulas. Ini dapat dilihat dari tidurnya tidak terganggu sedikitpun oleh hiruk pikuk di sekitar kantin tersebut. Bahkan ketika Ical, pemilik kantin berusaha membangunkannya, laki-laki itu tidak bergeming sedikitpun.
Namun saat Ical akan menutup kantinnya, laki-laki itu dipaksa bangun, karena posisinya tidur mengganggu pintu kantin yang akan ditutup. Mulanya dia sempat tidak mau beranjak dari tempat itu, dan hanya duduk bersila sambil memejamkan matanya. Namun setelah diberdirikan, barulah mau beranjak dari tempat itu.
Ical kepada RiauInfo mengatakan, sebelum tertidur pulas di depan kantinnya, laki-laki tersebut sempat minta makan. Permintaan itu dikabulkannya. Bahkan ketika laki-laki tersebut minta kopi, juga disediakan Ical. "Setelah makan dan minum, dia langsung tertidur pulas di depan kantin," ungkapnya.
Sebenarnya Ical tidak tega membangunkannya karena terlihat tidurnya sangat pulas. Namun karena posisi tidurnya persis di depan kantin, terpaksa dibangunkan karena menghalangi pintu kantin ketika akan ditutup. "Soalnya hari sudah sore, sudah waktunya kami tutup," tambahnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44:00 Wib Umum