PEKANBARU (RiauInfo) - Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah H Sulaiman Zakaria, Selasa (13/1) lalu, meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat.
Selain Kepala Desa Pangkalan Nyirih Hasyim, turut mendampingi Sulaiman meresmikan Pustu yang ditandai dengan pembukaan papan selubung nama tersebut, diantaranya anggota DPRD Bengkalis H Usman Effendi R dan Camat Rupat Fadlan Fuad Daulay. Kemudian, Kepala Kantor Satpol PP H Rozali Saidun dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Bengkalis, Masdaruddin
Sulaiman mengatakan, peresmikan Pustu di Pangkalan Nyirih ini merupakan salah satu bentuk komitmen nyata Pemkab Bengkalis memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Khususnya melalui peningkatan derajat kesehatan kesehatan. Karena, seperti juga pendidikan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyrakat yang harus dipenuhi,” kata Sulaiman.
Selanjutnya, Sulaiman berharap, keberadaan Pustu benar-benar dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya.
“Manfaatkan Pustu itu dengan sebaik-baiknya. Bukan saja untuk berobat. Yang lebih penting dari itu, keberadaan Pustu ini juga dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui upaya pencegahan timbulnya penyakit,” harap Sulaiman.
Kepada masyarakat, Sulaiman juga berharap untuk senantiasa dan tidak perlu takut menanyakan pada petugas kesehatan di Pustu, bagaimana upaya-upaya mencegah timbulnya penyakit.
“Jangan hanya datang ke Puskesmas saat ingin berobat saja atau ketika sudah menderita suatu penyakit. Mencegah itu jauh lebih baik dan lebi murah dari pada mengobati,” Sulaiman, mengingatkan.
Pada bagian lain, kepada petugas kesehatan di Pustu tersebut, Sulaiman meminta, selain untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dengan baik, hendaknya juga dapat memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
“Berikan penjelasan dan pemahaman yang benar mengenai kesehatan sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam penanganannya,” harap Sulaiman seraya mengatakan bahwa status Pustu Pangkalan Nyirih ini secepat akan ditingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap.
Sementara itu, baik camat Rupat maupun Kepala Desa Pangkalan Nyirih, mengucapkan terima kasih atas dibangunannya Pustu tersebut. “Atas nama seluruh masyarakat Pangkalan Nyirih dan sekitarnya, kami mengucapkan terima kasih atas dibangunnya Pustu ini,” kata Hasyim.(ad)Setda Bengkalis Resmikan Puskesmas Pembantu Pangkalan Nyirih
Kiki
Rabu, 14 Januari 2009 - 13:01:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah H Sulaiman Zakaria, Selasa (13/1) lalu, meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat.
Selain Kepala Desa Pangkalan Nyirih Hasyim, turut mendampingi Sulaiman meresmikan Pustu yang ditandai dengan pembukaan papan selubung nama tersebut, diantaranya anggota DPRD Bengkalis H Usman Effendi R dan Camat Rupat Fadlan Fuad Daulay. Kemudian, Kepala Kantor Satpol PP H Rozali Saidun dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Bengkalis, Masdaruddin
Sulaiman mengatakan, peresmikan Pustu di Pangkalan Nyirih ini merupakan salah satu bentuk komitmen nyata Pemkab Bengkalis memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Khususnya melalui peningkatan derajat kesehatan kesehatan. Karena, seperti juga pendidikan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyrakat yang harus dipenuhi,” kata Sulaiman.
Selanjutnya, Sulaiman berharap, keberadaan Pustu benar-benar dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya.
“Manfaatkan Pustu itu dengan sebaik-baiknya. Bukan saja untuk berobat. Yang lebih penting dari itu, keberadaan Pustu ini juga dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui upaya pencegahan timbulnya penyakit,” harap Sulaiman.
Kepada masyarakat, Sulaiman juga berharap untuk senantiasa dan tidak perlu takut menanyakan pada petugas kesehatan di Pustu, bagaimana upaya-upaya mencegah timbulnya penyakit.
“Jangan hanya datang ke Puskesmas saat ingin berobat saja atau ketika sudah menderita suatu penyakit. Mencegah itu jauh lebih baik dan lebi murah dari pada mengobati,” Sulaiman, mengingatkan.
Pada bagian lain, kepada petugas kesehatan di Pustu tersebut, Sulaiman meminta, selain untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dengan baik, hendaknya juga dapat memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
“Berikan penjelasan dan pemahaman yang benar mengenai kesehatan sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam penanganannya,” harap Sulaiman seraya mengatakan bahwa status Pustu Pangkalan Nyirih ini secepat akan ditingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap.
Sementara itu, baik camat Rupat maupun Kepala Desa Pangkalan Nyirih, mengucapkan terima kasih atas dibangunannya Pustu tersebut. “Atas nama seluruh masyarakat Pangkalan Nyirih dan sekitarnya, kami mengucapkan terima kasih atas dibangunnya Pustu ini,” kata Hasyim.(ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum