Para PKL tidak menerima alasan pembubaran mereka karen menertibkan lokasi untuk menyambut kedatangan presiden pada acara GTTG 2009 ini. Sehingga para PKL juga menuntut agar pihak Pemko Pekanbaru memberikan fasilitas lokasi berdagang resmi dan layak bagi para pedagang.
Dalam orasinya para PKL menuntut Pemko untuk menghentikan segala bentuk penggusuran, bongkar paksa dan segala bentuk kriminalitas terhadap rakyat miskin di Kota Pekanbaru. PKL menuntu ganti rugi yang telah mereka derita akibat penggusuran oleh Satpo PP. Selanjutnya SRMI juga mengecam tindakan brutal aksi SAtpol PP yang telah merenggut nyawa Siti Khoiyaroh (4 Tahun) di Surabaya.
SRMI juga menghimbau pemerintah menciptakan lapangan kerja bagi pengangguran dan pendidikan serta kesehatan gratis bagi seluruh rakyat. Cabuat seluruh peraturan, UU dan Perda yang merugikan rakyat miskin serta SRMI juga meminta pembubaran Satpol PP.
Sempat terjadi ketegangan antara Satpol PP dengan massa SRMI. Namun proses negosiasi berjalan dengan baik dan berujung pada perundingan antara Kepala Satpol PP Pekanbaru dengan utusan SRMI yang belum menemukan titik terang atas tuntutan tersebut.(Surya)
TUNTUT BUBARKAN SATPOL PP.. SRMI Minta Ganti Rugi ke Pemko Pekanbaru
Kiki
Senin, 08 Juni 2009 - 08:20:28 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kota Pekanbaru berdemonstrasi di Kantor Walikota Pekanbaru, Senin (8/6/2009). Mereka mengecam tindakan penggusuran yang dilakukan Satpol Pamong Praja (PP) terhadap PKL di belakang Purna MTQ Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Pedoman Baru Mahkamah Agung: Buru Pidana Pajak, Kerugian Negara Bisa Ditagih ke Ahli Waris
Sabtu, 09 Mei 2026 - 13:58:00 Wib Hukrim