Sehubungan hal itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Ternak Riau menghimbau masyarakat untuk tidak tergiur daging yang dijual murah oleh pedagang. Setiap daging yang dijual murah harus diwaspadai karena bisa saja daging bermasalah.
Sri Mulyati, staf dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Ternak Riau mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lapangan terhadap keberadaan daging bermasalah itu. "Kita telah bentuk tim untuk melakukan pemantauan," ujarnya.
Dia mengatakan, daging ilkegal itu adalah daging yang berasal dari ternak yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Daging itu selain tidak layak konsumsi, ditakutkan juga membawa penyakit yang membahayakan bagi manusia, seperti anthrax.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran daging gelondongan. Daging ini berasal dari ternak yang diberikan minum air secara berlebihan untuk menambah bobot timbangan, sering ditemukan ketika pasar daging mengalami peningkatan.(ad)
Warga Diminta Waspadai Daging Murah
Kiki
Kamis, 20 Agustus 2009 - 04:27:23 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pada saat meningkatnya permintaan daging sapi menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, banyak oknum pedagang memanfaatkan moment ini dengan mengeruk keuntungan besar. Misalnya dengan menjual daging ilegal dengan harga lebih miring.
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Kemnaker Bekali Mahasiswa Polteknaker Hadapi Tren Green Jobs dan Transformasi Digital 2026
Senin, 27 April 2026 - 23:46:38 Wib Umum
Estafet Kepemimpinan CAJ ke Malaysia, Wartawan ASEAN Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Senin, 27 April 2026 - 20:12:26 Wib Umum
Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target
Senin, 27 April 2026 - 20:00:00 Wib Umum
Sidang Umum ke-21 CAJ di Malaysia, Low Boon Tat Resmi Pimpin Organisasi Wartawan Se-ASEAN
Senin, 27 April 2026 - 18:15:53 Wib Umum