Pengusaha perabot atau meubel di kota Pekanbaru mengaku maklum dengan kenaikan harga kayu lokal olahan ini. Para pengusaha perabot mengaku keadaan yang disangsikannya adalah kelangkaan kayu di pasaran.
Seperti Darlis yang telah lama menggeluti usaha meubel mengatakan, dirinya membeli kayu dalam berbagai ukuran dengan harga berkisar Rp.1,4 hingga Rp.1,5 juta per meter kubiknya saat ini di Pekanbaru.
"Harga kayu saat ini naik sekitar 200.000 rupiah permeter kubiknya dianding tahun 2008 lalu yang hanya Rp.1,2 juta satu kubiknya. Kita masih sanggup membeli jika sesuai dengan pesanan perabotan kepada kita. Tentunya harga perabotan juga agak sedikit dinaikan dari harag tahun lalu,"ungkap Dasril.
Menurut Dasril, pesanan perabot relatif meningkat seiring dengan akan masuknya hari raya Idul Fitri. Tren nainya permintaan meubel tersebut terjadi setiap tahunnya.(Surya)
Harga Kayu Olahan Naik Rp.200.000 Permeter Kubik
Kiki
Sabtu, 29 Agustus 2009 - 14:41:08 WIB
Pekanbaru (RiauInfo) - Harga kayu lokal olahan mengalami kenaikan mencapai Rp.200.000 per meter kubiknya. Kenaikan harga kayu olahan sebagai bahan pokok sejumlah pengusaha perabot ini maksimum mencapai Rp.1,5 juta permeter kubiknya di pasaran Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexPemerintah Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial
SMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis