Laut di temat mereka menangkap ikan gelombangnya bisa mencapai 2 meter lebih. Tingginya gelombang ini tidak mungkin bisa dihadapi oleh armada penangkapan ikan mereka hanya terdiri dari kapal tempel sederhana yang terbuat dari kayu.
Yadi, salah seorang nelayan mengatakan, kondisi gelombang dan cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi membuat dia tak berani melaut. "Saya sudah empat hari ini tidak melaut. Demi kesalamatan, aya didarat dulu sampai cuacanya membaik," tambah ayah dari 2 orang ini.
Meskipun sampai saat ini tingginya gelombang laut belum ada memangsa nelayan, namun dia tetap belum berani untuk ambil resiko turun ke laut. "Nelayan-nelayan juga sama, mereka tidak berani turun ke laut," tambah dia lagi.
Sementara itu Danlanal Dumai Kolonel Laut Arief Sumartono melalui Danposal TNI AL Bagansiapi-api Lettu Laut Mufit, menyebutkan untuk saat ini cuaca di perairan Rokanhilir kurang bersahabat. Kecepatan angin cukup kuat dan gelombang lebih dari satu meter.
Dia menyebutkan, lokasi penangkapan ikan memang selalu berada di tengah laut. Dalam kondisi ini para nelayan menjadi mengurungkan niatnya untuk turun ke laut menangkap ikan. "Biasanya kondisi seperti ini akan terus terjadi sampai akhir tahun," jelasnya.(ad)
Cuaca Buruk, Nelayan Bagansiapi-api Tak Berani Melaut
Kiki
Rabu, 25 November 2009 - 14:26:30 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ratusan nelayan Bagansiapi-api, Kabupaten Rokanhilir, Riau, sudah sepekan ini tidak melaut. Mereka takut turun ke laut karena saat ini gelombang laut tinggi yang disertai cuaca yang selalu tidak bersahabat mengancam keselamatan mereka.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan