Seperti perairan Matak, Tarempa dan Dabosingkep yang berdekatan dengan periaran Pulau Tujuh Natuna tersebut juga mengalami gelombang maksimum mencapai 3,5 meter. Gelombang setinggi ini akan membahayakan pelayaran.
"Tinggi gelombang Selat Melaka dan perairan Riau telah mulai turun. Begitu juga dengan perairan Batam, Tanjung Pinang dan Selat Singapura. Namun jika terjadi cuaca buruk, sewaktu-waktu gelaombang perairan ini akan mudah meninggi,"ungkap Kepala Kantor BMKG Pekanbaru melalui staf analisa Rahmad Tauladani kepada RiauInfo.
BMKG menilai gelombang yang harus diwaspadai pelayaran adalah perairan Natuna sekitarnya. Seangkan perairan Batam hanya sebelah Selatan-nya yang mengalami gelombang mencapai 2 meter.(Surya)
Status Gelombang Pulau Tujuh Natuna Masih Waspada
Kiki
Jumat, 27 November 2009 - 13:05:11 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Gelombang tinggi masih mewarnai sejumlah perairan Kepulauan Riau, Jumat (27/11/09) ini. Keadaan tersebut dinilai perlu diwaspadai oleh pelayaran yang melewati jalur perairan yang mengalami gelombang tinggi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan keadaan gelombang yang masih berbahaya bagi pelayaran berada di perairan Kepulauan Natuna sekitarnya.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan