Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ketinggian gelombang laut antara 1,5 meter hingga 2,5 meter terjadi di perairan Pulau Batam, Selat Singapura, Tanjung Pinang sekitarnya.
Sedangkan perairan Pulau Tujuh Natuna, Matak, Tarempa, Dabosingkep sekitarnya mengalami gelombang antara 2,5 meter hingga 3,5 meter. Keadaan tersebut dipengaruhi cuaca buruk akibat angin kencang yang terjadi dari tekanan rendah di perairan Samudera Hindia.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Slamet Riyadi mengatakan, selian berdekatan dengan Laut Cina Selatan, gelombang tinggi perairan Kepri juga dipengaruhi oleh pola angin dari Selatan hasil tekanan rendah Samudera Hindi tersebut. Sehingga pertemuan angin mempengaruhi gelombang pasang di sejumlah perairan Kepulauan Riau. Pelayaran dinilai perlu mewaspadai gelomang tinggi tersebut.(Surya)
Gelombang Pasang Masih Mengamuk di Kepri
Kiki
Kamis, 03 Desember 2009 - 15:03:32 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ketinggian gelombang laut dinilai belum kondusif bagi pelayaran di sejumlah perairan Kepulauan Riau. Keadaan ini menyusul tinggi gelombang laut maksimum berkisar 2,5 meter hingga 3,5 meter, di perairan wilayah Kepulauan Riau (Kepri) yang padat jalur pelayaran tersebut, Kamis (3/12/09) ini.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan