Badan Meteorologi Kliamtologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mendapatkan sebanyak 8 titik api berada di daerah Provinsi Riau. Jumalh ini terbanyak dibanding tuga provinsi lainnya.
Dimana Provinsi Sumatera Selatan terdata hanya mengalami 4 titik api. Sedangkan Provinsi Bengkulu dan Sumatera Utara masing-masing hanya mengalami satu titik api. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan mencapai 14 titik di wilayah Pulau Suamtera hari ini.
Kepala BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Slamet Riayadi mengatakan, jumlah kebakran hutan dan lahan kembali tumbuh akibat adanya cuaca cerah berawan di siang hari. Sedangkan keadaan normalnya cuaca Sumatera umumnya masih masuk dalam musim hujan. Namun sejumlah gangguan terjadi yang mencegah terjadinya pembentukan awan di Sumatera dan mengurangi peluang hujan.(Surya)
14 Titik Api Menyala di Sumatera
Kiki
Sabtu, 12 Desember 2009 - 11:53:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Empat provinsi kembali tercatat sebagai korban kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau, Jumat (11/12/09) ini. Selain Riau, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu juga mengalami kebakran hutan dan lahan hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan