Berdasar rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 4 titik api berada di daerah Provinsi Riau.
Selanjutnya, Provinsi Sumatera Selatan terbanyak mengalami karhutla dengan 7 titik api. Sedangkan Provinsi Bangka Belitung juga menyumbang sebanyak 3 titik. Tidak ketinggalan dengan Provinsi Lampung yang mengalami satu titik api. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan mencapai 13 titik di wilayah Pulau Sumatera hari ini. Junmlah tersebut kembali turun drastis dibanding 28 titik api Sumatera pada Sabtu kemarin.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Ardhitama mengatakan, secara umum musim hujan masih berlangsung di wilayah Sumatera pada Desember ini. Namun, peluang hujan kebanyakan terjadi pada sore dan malam hari. Sedangkan siang harinya cuaca cerah berwan masih terjadi di sejumlah provinsi. Sehingga pertumbuhan titik api masih berpeluang tumbuh di berbagai daerah provinsi seperti hari ini.(Surya)
13 Karhutla Menyala di Sumatera
Kiki
Ahad, 13 Desember 2009 - 10:45:58 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebanyak 4 provinsi masih mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera, Minggu (13/12/09) ini. Selain Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Lampung dan Bangka Belitung merupakan daerah yang menjadi korban karhutla di Sumatera hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan