Berdasar pantauan satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, titik kebakaran hutan dan lahan terdapat satu-satunya di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.
Sehingga hanya satu titik api tersebut yang terdata oleh NOAA di wilayah Sumatera hari ini. BMKG mencatat adanya gejala hujan yang relatif merata melanda wilayah Sumatera dalam beberapa hari belakangan. Keadaan itu dipicu oleh penguapan air laut Samudera Hindia yang berdekatan dengan Sumatera. Penguapan akibat meningkatnya suhu permukaan laut tersebut telah menyuburkan pertumbuhan awan di wilayah Sumatera. Sehingga peluang hujan meluas dan menekan pertumbuhan titik api.
"Untuk Riau sendiri umumnya pertumbuhan awan lebih disebabkan oleh pengaruh lokal, yakni penguapan panas dari wilokal Riau. Namun secara umum wilayah Sumatera mengalami peningkatan awan akibat adanya tekanan rendah di Samudera Hindi,"ungkap kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih kepada RiauInfo di Pekanbaru.(Surya)
Sumatera Selatan Korban Tunggal Karhutla
Kiki
Selasa, 29 Desember 2009 - 13:43:40 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ditengah musim hujan, terdapat satu titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera, Selasa (29/12/09) ini. Keadaan itu dinilai sebagai cuaca cerah berawan yang masih bisa terjadi pada siang harinya. Sedangkan Provinsi Riau sendiri tercatat bebas dari ancaman karhutla hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan