Beberapa warga yang ditemui RiauInfo, Rabu (30/12) umumnya keberatan dengan rencana memberlakukan pajak nasi bungkus itu. "Wah kalau terhadap nasi bungkus juga dikenai pajak, berarti Pemko Pekanbaru lebih keji dari bangsa penjajah," ungkap Herman, salah seorang warga.
Dia mengatakan, apapun alasannya, sepertinya tidak pantas jika masyarakat kelas bawah dicekik. "Seharusnya Pemko Pekanbaru bisa mencari upaya lain dalam meningkatkan PAD, bukan dengan cara memeras masyarakat bawah," tambahj dia.
Hal yang sama juga diungkapkan Aries, salah seorang buruh bangunan yang kini sedang bekerja di proyek bangunan di Jalan Soekarno Hatta. Dia mengatakan kebijakan Pemko Pekanbaru memberlakukan pajak nasi bungkus sudah dapat dipastikan akan memberatkan orang-orang sepertinya.
Pasalnya nasi bungkus itu umumnya dikonsumsi oleh orang-orang sepertinya. "Kalau nasi bungkus dipajak, pasti harganya lebih mahal karena dikeluarkan lagi untuk pajak. Ini jelas akan sangat memberatkan kami," tambah dia.(ad)
Pajak Nasi Bungkus Dapat Protes dari Warga Pekanbaru
Kiki
Rabu, 30 Desember 2009 - 06:14:20 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Rencana Pemko Pekanbaru menerapkan pajak pada nasi bungkus bakal mendapat tantangan keras dari masyarakat. Sebab penerapan nasi bungkus tersebut dapat dipastikan akan mencekik masyarakat bawah yang selama ini menjadi konsumen utama nasi bungkus.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum