Demikian catatan akhir tahun mengenai pelayanan publik/masayarakat di Kabupaten Kampar yang disampaikan oleh Gusti Amri, SE, MSc, Kandidat Wakil Bupati Kampar untuk Periode 2011-2016 di Kampung Halamannya Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Rabu (30/12).
Good Governance, menurut Gusti Amri, yang sekarang bekerja sebagai Deputi Direktur pada Lembaga Kementrian Perekonomian Indonesia-Komite Nasional Kebijakan Governance ini.
Jika tiada kunjung terwujud, menurut dia, maka akan menimbulkan banyak sekali dampak negatip. Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) sulit diberantas; penegakan hukum tidak berjalan; monopoli kegiatan ekonomi; ataupun kualitas pelayanan kepada publik yang buruk
Alhasil, konsepsi mengenai penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, demokratis, efektif dan efisien tidak pernah menjadi kenyataan. Dominasi kekuasaan oleh satu pihak terhadap pihak lainnya menjadi tidak dapat terhindarkan.
Terlebih lagi, upaya membumikan nilai-nilai (values) dan etika luhur yang dapat mengatur pola hubungan antara pemerintah dan masyarakat luas, sebagai budaya (culture) yang dijunjung tinggi dalam menjalankankan kehidupan berbangsa dan bernegara, hanya sekadar menjadi angan-angan belaka (utopia)”.
Dengan demikian, penerapan Good Governance sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, tidak terkecuali bagi Kabupaten Kampar. Terlebih lagi Kabupaten Kampar akan melangkah dalam pembangunan masyarakat yang lebih baik.
"Oleh sebab itu menata kembali bidang pelayanan publik, promosi investasi, evaluasi tata kelola pemerintahan menjadi sebuah keniscayaan (keharusan) bagi Kabupaten Kampar”," ungkap Gusti Amri.
Lebih lanjut Gusti Amri mengatakan pemerintah daerah harus merespon dengan menyusun regulasi ditingkat daerah (Perda) sedemikian rupa sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan pada gilirannya penyelenggaraan pelayanan publik bisa terlaksana dengan baik.(ad/rls)
Pelayanan publik dan Good Governance Kampar Harus Ditingkatkan
Kiki
Rabu, 30 Desember 2009 - 13:44:45 WIB
BANGKINANG (RiauInfo) - Tahun 2009 ini dirasakan bahwa pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Kampar tidak terlaksana dan terukur dengan baik, hal tersebut karena tidak terciptanya Good Governance atau tata kelola kepemerintahan yang baik yang merupakan sebuah keharusan.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum