Hal ini disebabkan suhu di Perairan Samudra Hindia sebelah Barat Sumatera dan suhu di Laut Cina Selamat, msih menghangat. Demikian juga suhu muka laut di wilayah Pantai Barat dan Pantai Timur Sumatera. Suhu yang hanya ini mengakibatkan terbentuknya uap air yang banyak di atmosfir.
"Hal ini tentunya akan akan memicu pertumbuhan awan-awan konveksi yang semakin banyak, sehingga akan menimbulkan curah hujan yang relatif tinggi di daerah sekitarnya," ungkap Kepala BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Sanya Gautami.
Dia menyebutkan pila arah tekanan udara menunjukkan masih terbentuknya tekanan rendah daerah Samudra Hindia. Samudra Pasifik, dan di sekitar Laut Cina Selatan. Hal ini mengkibatkan terbentuknya daerahkonvergensi yang akan melalui wilayah Riau yang mengakibatkan munculnya awal konveksi di wilayah Riau.
Untuk kota Pekanbaru curah hujannya di bawah normal yaitu kurang dari 251 mm. Namun untuk daerah Kabupaten Indragiri Hulu curah hujan di atas normal yaitu lebih dari 256,6 mm Kabupaten Bengkalis 126,6. dan Pelalawan 218,8 mm.
Kemudian untuk daerah-daerah lainny seperti Kabupaten Kuansing, Inhil, Dumai, sebagian Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir sifat hujannya adalah bawah normal hingga atas normal.(ad)
Januari 2010, Curah Hujan Lebih Tinggi
Kiki
Senin, 04 Januari 2010 - 06:51:13 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyebutkan bahwa intensitas curah hujan pada Januari 2010 ini umumnya lebih tinggi dari rata-rata curah hujan pada Januari tahun 2009 lalu.
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Kemnaker Bekali Mahasiswa Polteknaker Hadapi Tren Green Jobs dan Transformasi Digital 2026
Senin, 27 April 2026 - 23:46:38 Wib Umum
Estafet Kepemimpinan CAJ ke Malaysia, Wartawan ASEAN Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Senin, 27 April 2026 - 20:12:26 Wib Umum
Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target
Senin, 27 April 2026 - 20:00:00 Wib Umum
Sidang Umum ke-21 CAJ di Malaysia, Low Boon Tat Resmi Pimpin Organisasi Wartawan Se-ASEAN
Senin, 27 April 2026 - 18:15:53 Wib Umum