Pendistribusian minyak tanah tersebut masih berlangsung dengan ketat di sejumlah pangkalan. Seperti di kawasan jalan Pinang Pekanbaru, Rabu (20/01/10) ini masih terlihat warga mengantri dan berebut untuk mendapatkan minyak tanah.
"Kita masih menyalurkan minyak tanah sesuai dengan kuota masing-masing pangkalan. Jadi kami pun masih merasa heran semakin banyaknya warga yang menginginkan minyak tanah. Padahal, para warga yang membeli ini umumnya yang menerima kompor gas 3 kilogra dari pemerintah,"ungkap penyalur minyak tanah kepada riauinfo.
Sementara itu, sejumlah Ibu Rumah Tangga yang mengantri minyak tanah mengaku akan tetap memakai minyak tanah selama persediaan masih ada. Sehingga, kompor gas yang mereka terima dari program konversi masih tetap mereka simpan. Selain masih asing untuk menggunakan kompor gas, para IRT juga mengaku masih bingung dengan suply isi ulang yang belum ada di lokasi mereka.(Surya)
Minyak Tanah Masih Banyak Antrian
Kiki
Rabu, 20 Januari 2010 - 11:21:39 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Peminat minyak tanah masih banyak di Pekanbaru. Meski kompor gas program konversi pemerintah telah berhasil disalurkan ke warga Pekanbaru, namun pemakai minyak tanah masih membludak dan mengantri untuk membeli minyak tanah di pangkalan distribusi.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim
Rida K Liamsi Mengaku Dizalimi, Tuntut Hak dan Keadilan di Riau Pos
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21:09 Wib Hukrim