Tim pengembangan yang dimotori Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau itu, sedikitnya telah mendapatkan data untuk pengembangan cluster di Riau. Kepala Bappeda Riau Emrizal Pakis mengatakan, infrastruktur dan sejumlah fasilitas pendukung cluster tersebut akan menelan Rp.30,5 Triliun. Dana ini diharapkan akan didapat dari APBN pemerintah pusat, APBD Provinsi dan APBD daerah.
Sedangkan rencana pembangunan infrastruktur dan koordinasi usaha yang terkait cluster industeri hilir sawit Riau ini ditargetkan akan tercapai pada 2015 mendatang. Dengan adanya cluster tersebut, Pemprov Riau mempunyai harapan untuk meningkatkan perekonomian Riau dan nasional secara umum.
Cluster akan lebih memberi nilai ekonomis terhadap produk industeri sawit di Riau ke depan. Cluster dinilai akan mampu mendukung produksi turunan dari CPO sawit menjadi berbagai produk kebutuhan harian, seperti bahan makanan, sabun dan kebutuhan rumah tangga harian lainnya.(Surya)
Cluster Sawit Riau Butuh Rp.30,5 Triliun
Kiki
Selasa, 02 Februari 2010 - 07:20:59 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk menindaklanjuti cluster industeri hilir CPO kelapa sawit di Riau, Pemperintah Provinsi Riau telah membentuk tim pengembangan. Tim ini emnysun dan merencanakan serta menyimpulkan langkah yang tepat untuk mewujudkan cluster industeri hilir kelapa sawit di Dumai dan Kuala Enok, Inhil.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis