Astra Kembangkan Wisata Budaya Osing, Amphitheater Dibangun di Kemiren

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:39:57 WIB
Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto (kanan) bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin (kiri) pada 9 Oktober 2026.

BANYUWANGI (RiauInfo) – PT Astra International Tbk mengembangkan potensi wisata budaya Osing di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, melalui pembangunan amphitheater atau panggung pertunjukan terbuka. Fasilitas berkapasitas sekitar 150 orang tersebut disiapkan sebagai ruang pertunjukan sekaligus edukasi seni budaya lokal untuk mendukung pelestarian tradisi dan pengembangan desa wisata.

Peletakan batu pertama pembangunan amphitheater dilakukan secara simbolis pada 9 Oktober 2026 oleh Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin. Pembangunan fasilitas ini menjadi salah satu langkah Astra dalam mengembangkan potensi desa melalui program Desa Sejahtera Astra.

Amphitheater dirancang dengan panggung berbentuk setengah lingkaran dan dinding bata merah yang mengadaptasi bentuk atap rumah adat Osing. Fasilitas tersebut juga akan dilengkapi tribun bertingkat berbahan batu alam serta lingkungan pepohonan yang mendukung kegiatan pertunjukan seni budaya.

Kehadiran amphitheater diharapkan membuka ruang bagi masyarakat Desa Kemiren untuk menampilkan dan memperkenalkan kesenian tradisional Banyuwangi. Sejumlah kesenian yang dapat ditampilkan antara lain Tari Gandrung, Jaran Goyang, serta berbagai seni budaya khas Banyuwangi lainnya.

Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung potensi seni dan budaya yang dimiliki setiap desa. Astra berharap amphitheater dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Desa Sejahtera Astra Kemiren.

“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk kekayaan seni dan budaya lokal. Kami berharap kehadiran amphitheater ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendukung pengembangan wisata di Desa Sejahtera Astra Kemiren,” ujar Boy Gemino Kalauserang.

Dorong Ekonomi Masyarakat Desa

Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren Mohammad Edy Saputro menyambut positif pembangunan amphitheater tersebut. Menurut Edy, masyarakat telah lama mengharapkan keberadaan fasilitas yang dapat menjadi tempat untuk menampilkan identitas, seni, dan tradisi leluhur masyarakat Osing.

“Sejak dulu, kami masyarakat di Desa Kemiren memimpikan keberadaan amphitheater sebagai sarana untuk menyuarakan identitas, seni, dan tradisi leluhur kami. Kini, berkat dukungan Astra, mimpi tersebut tidak lagi sekadar angan. Kami punya amphitheater yang akan berdiri megah untuk menyuguhkan warisan budaya Osing ke atas pentas,” ujar Mohammad Edy Saputro, yang akrab disapa Kang Edai.

 

Sejak 2024, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra telah mendampingi masyarakat Desa Kemiren dalam empat bidang, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Pendampingan tersebut meliputi penguatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengelolaan sampah, pengembangan biogas, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, serta penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Program tersebut juga mencakup pengembangan sarana penunjang desa wisata. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik wisata desa, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat tanpa mengesampingkan pelestarian budaya Osing.

Program pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren telah menjangkau sekitar 300 warga. Aktivitas ekonomi masyarakat mencakup 40 pelaku usaha lokal di bidang kuliner, kerajinan, dan kopi, serta 40 anggota Pokdarwis yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata dan pelestarian budaya Osing.

Astra juga melaporkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi tersebut berdampak pada kenaikan pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis hingga 33 persen. Angka ini menunjukkan salah satu hasil ekonomi yang dilaporkan dari pendampingan desa, meskipun siaran pers tidak merinci periode pengukuran maupun metode penghitungannya.

Astra Perkuat Pembinaan Pendidikan

Selain pengembangan wisata budaya, Astra melalui Yayasan Astra–Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membina 10 sekolah dasar di wilayah Desa Sejahtera Astra. Dua sekolah berada di Desa Sejahtera Astra Kemiren, sedangkan delapan sekolah lainnya berada di Desa Sejahtera Astra Jambe Wangi.

Kerja sama tersebut diresmikan di Kantor Bupati Banyuwangi pada 10 Oktober 2026 dengan tema “Bersama Berkarya untuk Pendidikan yang Berdampak”. Program pembinaan ini menjadi bagian lain dari dukungan Astra terhadap pengembangan kualitas pendidikan di wilayah desa binaan.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Kemiren, Armulina, menyampaikan bahwa inisiatif pembinaan tersebut memberikan harapan bagi peserta didik di sekolahnya. Ia menyebut 75 persen siswa di SD Negeri 2 Kemiren berasal dari keluarga tidak mampu.

“Di sekolah kami, 75% siswa berasal dari keluarga tidak mampu, inisiatif pembinaan sekolah yang diusung pada kerja sama Yayasan Astra – YPA MDR dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan harapan baru bagi anak-anak di desa kami,” ujar Armulina.

Desa Sejahtera Astra Raih Predikat Platinum

Program Desa Sejahtera Astra juga memperoleh Predikat Platinum, penghargaan tertinggi untuk kategori penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) 8 dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for Community Development (CFCD) tersebut mengapresiasi kontribusi perusahaan, lembaga, dan organisasi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial.

SDGs 8 berfokus pada pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Program Desa Sejahtera Astra mendukung tujuan tersebut melalui penguatan kelembagaan desa, pelatihan dan pendampingan masyarakat, penyediaan prasarana, serta fasilitasi akses permodalan dan pemasaran.

Selain Astra, sejumlah entitas Grup Astra, termasuk PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra, juga memperoleh penghargaan dalam ajang ISDA 2026.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren merupakan bagian dari komitmen Astra untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Menjelang usia ke-70 pada 20 Februari 2027, Astra mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.

Astra menyebut berbagai inisiatif sosial perusahaan telah menjangkau setidaknya 16 juta masyarakat di Indonesia. Program Desa Sejahtera Astra sendiri telah menjangkau lebih dari 1.500 desa yang tersebar di 35 provinsi, dengan fokus pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Melalui pembangunan amphitheater, pendampingan usaha lokal, serta pembinaan pendidikan, pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren diarahkan untuk menghubungkan pelestarian budaya Osing dengan peluang ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Terkini