PWI Riau Bagikan 10 Ribu Masker di Tengah Kabut Asap Pekanbaru

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:30:00 WIB
PWI Provinsi Riau melalui program “PWI Riau Berbagi Masker” membagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan di tengah kabut asap di Riau, khususnya Pekanbaru.

PEKANBARU (RiauInfo) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau membagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan melalui program “PWI Riau Berbagi Masker” di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru.

Aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian PWI Riau terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah ketika kualitas udara kurang baik. Pembagian masker juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat mengurangi risiko paparan udara yang kurang sehat.

Kegiatan program “PWI Riau Berbagi Masker” tersebut dilaksanakan pada hari Jumat 28 Agustus 2026 di sekitar Traffic Light Simpang Jalan Arifin Ahmad–Jalan Soekarno Hatta. Pembagian masker berlangsung sejak pagi hingga menjelang pelaksanaan salat Jumat.

Masker dibagikan kepada pengendara kendaraan bermotor yang belum menggunakan masker. Sasaran kegiatan mencakup pengendara maupun penumpang yang melintas di kawasan persimpangan tersebut.

Kegiatan sosial tersebut diikuti oleh Pengurus PWI Riau dan Anggota PWI Riau. Para pengurus dan anggota turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Traffic Light.

Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, mengatakan wartawan tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, PWI Riau juga dapat mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan yang terjadi.

“Kami dari PWI Riau turut prihatin dengan kondisi kabut asap yang terjadi di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru. Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian sederhana kami kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah,” ujar Raja Isyam Azwar.

Raja Isyam mengingatkan bahwa kondisi kabut asap perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, terutama anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

“Kami berharap masker yang dibagikan ini dapat membantu masyarakat mengurangi risiko paparan udara yang kurang sehat. Namun yang lebih penting adalah bagaimana persoalan karhutla ini dapat ditangani secara serius dan dilakukan pencegahan secara berkelanjutan,” katanya.

Apresiasi untuk Donatur Masker

Dalam pelaksanaan program “PWI Riau Berbagi Masker”, PWI Riau mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang turut menyumbangkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

Dua pihak yang disebut memberikan dukungan adalah RS Hermina dan PT Anugerah Sawit Sejahtera. Donasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan sosial PWI Riau di tengah kondisi kabut asap.

Raja Isyam Azwar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang secara sukarela ikut mendukung program tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara kurang sehat.

“Atas nama PWI Riau, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah ikut berpartisipasi serta mendonasikan masker untuk program PWI Riau Berbagi Masker,” ungkapnya.

Menurut Raja Isyam, penanganan persoalan kabut asap membutuhkan kepedulian dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat. Pemerintah, dunia usaha, aparat penegak hukum, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki peran dalam menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.

“Ini adalah bentuk gotong royong. PWI Riau menginisiasi kegiatan, kemudian ada pihak-pihak yang ikut membantu melalui donasi masker. Alhamdulillah, terkumpul sebanyak 10 ribu masker yang kita bagikan. Semangat seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Raja Isyam berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada program pembagian masker. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak juga dapat terus dilakukan melalui kegiatan sosial lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga setiap masker yang kita bagikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat Riau,” tambahnya.

PWI Riau Kawal Persoalan Karhutla

Selain kegiatan sosial, PWI Riau menyatakan akan terus mengambil bagian dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai dampak kabut asap. PWI Riau juga akan mengawal persoalan kebakaran hutan dan lahan melalui pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.

Raja Isyam menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan sinergi lintas sektor. Penanganan persoalan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara serius agar masyarakat tidak terus menghadapi dampak kabut asap.

“Kita berharap kondisi udara di Riau segera membaik. Pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, masyarakat dan seluruh elemen harus bersinergi mencegah terjadinya karhutla. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban setiap kali kabut asap datang,” tegasnya.

PWI Riau berharap program “PWI Riau Berbagi Masker” tidak hanya menjadi kegiatan sosial sesaat, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. PWI Riau menilai semangat gotong royong diperlukan ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat kabut asap.

“Langkah ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah kondisi sulit seperti sekarang, kepedulian dan gotong royong harus tetap kita jaga,” tutup Raja Isyam Azwar.

Terkini