Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR

Senin, 22 Juni 2026 | 11:53:10 WIB
Gandeng PHR, UMKM Seroja Kampar Sukses Mandiri Produksi Baglog Jamur Tiram

PEKANBARU (RiauInfo) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan memfasilitasi pelatihan intensif pembuatan media tanam (baglog) jamur tiram mandiri untuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Seroja asal Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Kegiatan benchmarking dan pelatihan ini dilaksanakan di Rumah Jamur Bertuah, Kota Pekanbaru pada pertengahan Juni 2026.

Langkah strategis dari PHR Zona Rokan tersebut dirancang secara khusus untuk mendorong peningkatan bisnis kelompok di tingkat desa. Lewat program pemberdayaan ini, para pelaku usaha lokal diharapkan mampu berkembang menjadi unit ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, perwakilan anggota UMKM Seroja bernama Mutmainah bersama rekan-rekannya fokus mengamati arahan dari instruktur yang piawai merancang baglog. Mereka mempelajari seluruh tahapan produksi secara langsung mulai dari pengolahan bahan baku sesuai standar hingga pengemasan media tanam yang kokoh.

Menekan Biaya Produksi dan Efisiensi Usaha

Keterampilan mencetak baglog secara mandiri menjadi sangat signifikan bagi perkembangan usaha Kelompok UMKM Seroja. Kemampuan teknis baru ini diproyeksikan mampu menekan biaya produksi yang selama ini sangat bergantung pada pasokan komersial di pasar.

Selain efisiensi biaya, pelatihan intensif ini juga memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik pencampuran media tanam yang ideal. Dengan menguasai formula pembuatan baglog yang tepat, kelompok pembudidaya dapat mengoptimalkan kualitas serta kuantitas hasil panen jamur tiram berkelanjutan.

Para penggerak ekonomi desa ini juga dibekali materi penting mengenai sistem pengaturan suhu, kelembapan, dan sanitasi rumah jamur. Faktor-faktor lingkungan tersebut sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan miselium jamur tiram secara lebih optimal dan terjaga.

Peningkatan Kapasitas Teknis Operasional

Melalui edukasi komprehensif ini, anggota kelompok kini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi ciri-ciri jamur tiram yang sehat dan higienis. Pengalaman praktis ini sekaligus menjawab keresahan pengurus kelompok atas kendala teknis operasional yang sering dihadapi akibat keterbatasan informasi.

"Selama ini kami sering terkendala masalah teknis operasional karena minimnya pengetahuan," ujar perwakilan Kelompok UMKM Seroja, Mutmainah, saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan pelatihan di Pekanbaru.

Mutmainah menambahkan bahwa pelatihan tersebut memberikan ilmu berharga tentang teknik budidaya dan pengelolaan kumbung yang tepat. Pengetahuan baru ini menumbuhkan rasa optimis serta motivasi besar bagi kelompok untuk terus meningkatkan produktivitas demi kemajuan ekonomi desa.

Dukungan Berkelanjutan dari PHR Zona Rokan

Program penguatan kapasitas ekosistem usaha berbasis potensi lokal ini terlaksana berkat dukungan penuh Corporate Social Responsibility (CSR) PHR Zona Rokan. Perusahaan berkomitmen mendampingi masyarakat melalui Program Pemberdayaan UMKM, Pemuda, dan Perempuan di wilayah operasi.

"Melalui benchmarking dan pelatihan ini, Kelompok Seroja kini telah jauh lebih siap dalam mengembangkan budidaya jamur tiram secara mandiri," kata Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal, dalam pernyataan resminya terkait komitmen perusahaan.

Iwan Ridwan Faizal menegaskan bahwa penguatan kapasitas ini merupakan langkah nyata dukungan PHR bagi masyarakat untuk mewujudkan kemandirian usaha. Pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap dan konsisten diharapkan mampu menjadikan UMKM Seroja sebagai motor penggerak ekonomi baru di Desa Rimba Beringin.

 

 

Terkini