Oleh: Teguh Masykuri, Universitas Tazkia
Mencetak Next-Gen Founders untuk Masa Depan Indonesia
Puncak rangkaian Garuda Nest 2026 sukses digelar pada Sabtu, 18 April 2026 di Universitas Tazkia, menghadirkan kompetisi final yang mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat. Setelah melalui proses bootcamp dan seleksi ketat, para finalis tampil mempresentasikan ide bisnis unggulan mereka dalam suasana kompetitif yang inspiratif.
Sejak pagi, panggung grand final dipenuhi semangat inovasi. Para finalis secara bergantian memaparkan gagasan bisnis yang telah mereka kembangkan—mulai dari solusi berbasis kebutuhan masyarakat hingga model usaha kreatif yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Presentasi dinilai langsung oleh dewan juri professional dari dosen Universitas Tazkia, yaitu Muhammad Qulki Ibnu Rahman dan Teti Haryati, yang memberikan evaluasi dari sisi inovasi, kelayakan bisnis, serta kekuatan eksekusi ide.
Atmosfer kompetisi terasa semakin kuat saat para peserta tidak hanya menyampaikan ide, tetapi juga diuji melalui sesi tanya jawab yang mengasah ketajaman berpikir dan kesiapan mereka sebagai calon entrepreneur muda. Beragam ide yang ditampilkan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menghadirkan solusi bisnis yang relevan dan berdampak.
Setelah melalui proses penilaian yang intensif, dewan juri menetapkan para pemenang. Penghargaan Best Presentationdiraih oleh MAS Persis Tarogong Garut atas kemampuan komunikasi dan penyampaian ide yang unggul. Sementara itu, kategori Best Innovation diberikan kepada Pondok Pesantren Al Andalus atas terobosan ide bisnis yang dinilai paling inovatif.
Untuk kategori juara utama, Pesantren Persis Benda Tasikmalaya berhasil meraih Juara 1 dengan performa yang dinilai paling komprehensif. Posisi Juara 2 diraih oleh Pondok Pesantren Al Andalus, dan Juara 3 oleh MAS Persis Tarogong Garut—keduanya melalui tim yang berbeda dari peraih penghargaan khusus.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus peluang strategis, Juara 1 mendapatkan golden ticket untuk melaju langsung ke tahap final Tazkia Youthpreneur Competition tanpa melalui tahap seleksi awal. Kesempatan ini menjadi pintu bagi peserta untuk bersaing di level yang lebih tinggi, bahkan hingga skala internasional.
Tidak hanya kompetisi, rangkaian acara puncak juga menghadirkan talkshow inspiratif Bersama MNC Sekuritas yang bertajuk “Next-Gen Founders: Business & Investment in the Digital Era.” Sesi ini menghadirkan Kurnia Ali Akbar Perdana dan M. Dicky Ryandi Wiwoho yang membagikan wawasan mengenai peluang bisnis dan investasi di era digital. Talkshow ini menjadi pelengkap yang memperkaya perspektif peserta, tidak hanya sebagai kompetitor, tetapi juga sebagai calon pelaku usaha masa depan.
Garuda Nest sendiri merupakan bagian dari rangkaian menuju International Tazkia Youthpreneur Competition, sebuah inisiatif yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan kewirausahaan generasi muda. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Tazkia, dipimpin oleh Teguh Masykuri bersama Afif Zain Al Ghozi dan Wahyu Afrianda beserta tim.
Lebih dari sekadar kompetisi, Garuda Nest 2026 menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di kalangan pelajar terus tumbuh. Dari panggung ini, lahir gagasan, keberanian, dan visi besar—membentuk generasi next-gen founders yang siap mengambil peran dalam mendorong ekonomi kreatif Indonesia ke depan.