Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat

Jumat, 13 Maret 2026 | 11:05:51 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Provinsi, PWI Riau, H. Zufra Irwan, SE, MM

PEKANBARU (RiauInfo) – Kota Pekanbaru menjadi saksi ketegasan Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau dalam menjaga integritas profesi jurnalisme menjelang hari raya. Ketua DKP PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM, menyampaikan peringatan keras kepada seluruh wartawan yang bernaung di bawah organisasi PWI Riau agar tetap menjunjung tinggi etika dan tidak menggadaikan harga diri demi tunjangan hari raya (THR).

Langkah antisipatif ini diambil menyusul adanya laporan miring mengenai oknum yang mengaku wartawan dan melakukan tindakan tidak terpuji di lapangan. Zufra menekankan bahwa profesionalisme harus tetap menjadi panglima, terutama saat menghadapi dinamika sosial menjelang perayaan Idul Fitri tahun ini.

Peringatan ini bukan tanpa alasan, sebab dalam dua pekan terakhir, DKP PWI Riau menerima sejumlah pengaduan dari berbagai pihak. Laporan tersebut menyebutkan adanya oknum wartawan yang mendatangi lembaga atau institusi tertentu dengan tujuan khusus untuk meminta THR secara paksa. 

Zufra mengungkapkan keprihatinannya atas fenomena musiman ini yang dinilai dapat merusak citra profesi secara keseluruhan. Ia meminta agar setiap anggota tetap fokus pada fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang akurat daripada mencari keuntungan pribadi yang melanggar norma. 

Ancaman Sanksi 

"Jangan 'gadaikan' integritas hanya demi THR sesaat," tegas Zufra saat memberikan keterangan resmi di Pekanbaru, Jumat (13/3). Pernyataan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota bahwa organisasi tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Kode Perilaku Wartawan. 

Zufra menambahkan bahwa oknum-oknum yang dilaporkan tersebut bahkan menunjukkan sikap yang tidak profesional dengan bersikeras tidak akan beranjak dari lokasi sebelum mendapatkan apa yang mereka minta. Tindakan intimidasi seperti ini dipastikan bertentangan dengan marwah PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia. 

Himbauan bagi Mitra Kerja 

Meskipun yakin bahwa anggota PWI Riau yang resmi memiliki integritas tinggi, Zufra merasa perlu melakukan langkah "wanti-wanti" sebagai bentuk proteksi organisasi. Hal ini bertujuan agar tidak ada satu pun anggota yang tergelincir melakukan pelanggaran aturan organisasi yang dapat merugikan diri sendiri.

Pihak DKP PWI Riau juga secara terbuka menghimbau kepada seluruh mitra kerja, mulai dari pejabat instansi pemerintah hingga pihak swasta, untuk berani bersikap tegas. Jika ditemukan adanya anggota PWI Riau yang melakukan pemerasan atau meminta THR dengan cara memaksa, mitra kerja diminta segera melapor. 

Prosedur Pelaporan Pelanggaran 

Laporan dapat disampaikan langsung kepada Ketua PWI Riau atau melalui Dewan Kehormatan PWI Riau untuk segera ditindaklanjuti. Zufra menjamin bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses secara transparan dan objektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku di internal organisasi. 

Ia memastikan bahwa sanksi yang disiapkan tidak main-main bagi mereka yang terbukti bersalah. "Yakinlah pasti kita proses. Sanksi terberat untuk kelakuan seperti itu adalah dipecat dari keanggotaan PWI," ujar Zufra dengan nada bicara yang serius. 

Menjaga Kesucian Bulan Ramadhan 

Memasuki bulan Ramadhan, DKP PWI Riau berharap suasana kerja tetap kondusif dan penuh berkah tanpa dicemari oleh praktik-praktik pungli. Integritas wartawan diuji bukan hanya saat menulis berita, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari saat berinteraksi dengan narasumber dan publik. 

Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus perlindungan bagi para wartawan yang benar-benar bekerja secara profesional. Dengan menjaga etika, kepercayaan publik terhadap media massa di Riau diharapkan tetap terjaga dengan baik.

 

Tags

Terkini