ACEH TAMIANG (RiauInfo) – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelancaran silaturahmi masyarakat di Provinsi Aceh. Melalui langkah strategis berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan aksi sosial nyata, Indosat memastikan kesiapan infrastruktur digital guna mendukung aktivitas ibadah dan mobilitas warga di momen paling bermakna sepanjang tahun.
Konektivitas di bulan Ramadhan kini telah bertransformasi menjadi jembatan kebersamaan yang esensial, mulai dari penyejuk di perjalanan mudik hingga sarana berbagi kabar antar keluarga. Menyadari peran vital tersebut, Indosat menyelenggarakan "Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat" yang menyisir rute dari Medan menuju Aceh Tamiang pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ekspedisi ini bertujuan memantau langsung performa jaringan di sepanjang jalur non-tol, jalan tol, hingga titik-titik keramaian. Fokus utama pemantauan diarahkan pada area publik dan tempat ibadah, khususnya meunasah atau surau yang menjadi pusat interaksi warga Aceh Tamiang setelah sempat terdampak bencana banjir besar pada Desember tahun lalu.
Optimalisasi Jaringan Berbasis AI
Lonjakan trafik data merupakan tantangan rutin setiap Ramadhan, terutama saat waktu berbuka hingga malam hari ketika penggunaan media sosial dan video call meningkat tajam. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat menerapkan pemantauan kapasitas jaringan secara real-time yang didukung oleh analisis data AI guna menjaga kestabilan akses internet pelanggan.
EVP - Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio menjelaskan bahwa teknologi AI memungkinkan pihaknya memantau pergerakan beban trafik dengan akurasi tinggi. Dengan data tersebut, penguatan kapasitas jaringan dapat dilakukan secara tepat sasaran pada titik-titik yang paling membutuhkan dukungan tambahan.
"Di Provinsi Aceh, kami telah berhasil memulihkan lebih dari 800 BTS yang sebelumnya terdampak bencana alam. Saat ini, kami sampaikan bahwa 100 persen BTS Indosat di wilayah Aceh sudah kembali beroperasi secara normal dan siap melayani lonjakan kebutuhan komunikasi masyarakat," ungkap Agus Sulistio dalam keterangannya.
Kesiagaan Penuh Selama Periode Mudik
Sebagai bagian dari kesiapan operasional, Indosat telah menyiapkan protokol monitoring jaringan selama 24 jam penuh dalam tujuh hari selama periode Ramadhan dan Lebaran. Langkah ini mencakup penguatan kapasitas di lokasi-lokasi prioritas serta jalur utama mobilitas masyarakat guna meminimalisir kendala komunikasi saat puncak arus mudik berlangsung.
Selain pemantauan jarak jauh, Indosat juga menyiagakan unit BTS bergerak (mobile BTS) di titik-titik dengan kepadatan trafik tinggi yang tidak terprediksi. Upaya optimalisasi ini dilakukan agar masyarakat tetap lancar dalam melakukan transaksi digital, mengirim pesan, maupun mengakses layanan keagamaan daring tanpa adanya gangguan teknis.
Integrasi antara teknologi canggih dan kesiapan lapangan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman digital yang mulus. Dengan jaringan yang stabil, warga dapat menjalani rutinitas ibadah harian hingga pelaksanaan Sholat berjamaah dengan tenang, sembari tetap terhubung dengan orang-orang terkasih di perantauan.
Dampak Sosial Melalui Program Surau Berdaya
Tak hanya fokus pada aspek teknis, Indosat juga menebar manfaat sosial melalui program "Surau Kita Berdaya". Program ini dilaksanakan di 13 titik surau yang tersebar di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, hingga Pidie Jaya. Inisiatif ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial dalam kampanye #LebihBaikIndosat untuk mendukung produktivitas masyarakat sekitar rumah ibadah.
Salah satu bukti nyata dari program ini adalah renovasi Mushola Al-Ikhlas di Aceh Tamiang. Rumah ibadah yang mampu menampung hingga 500 jamaah ini memiliki peran ganda yang sangat penting bagi warga setempat, yakni sebagai pusat aktivitas ibadah harian serta menjadi lokasi utama penampungan darurat saat terjadi bencana banjir.
Melalui bantuan fasilitas dan dukungan infrastruktur di surau-surau tersebut, Indosat ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Kehadiran jaringan yang kuat diharapkan dapat mempermudah koordinasi komunitas, memperlancar komunikasi antar pengurus masjid, serta mempererat tali persaudaraan antar warga.
Langkah komprehensif yang memadukan keandalan teknologi AI dengan kepedulian sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Indosat dalam melayani masyarakat Indonesia. Dengan kesiapan optimal ini, Indosat menegaskan posisinya sebagai mitra digital yang andal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh ketenangan, kenyamanan, dan tanpa hambatan komunikasi.