Yoserizal: Pustaka Soeman HS Harus Jadi Cikal Bakal Pengembangan Melayu

PEKANBARU: Pasca dilantik, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Raja Yose Rizal Zein langsung melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran internal lembaga yang dipimpinnya tersebut.

Salah satu target yang ingin dicapainya, adalah menjadikan Pustaka Soeman HS sebagai gerbang kebudayaan melayu, serta membawa pulang sejumlah dokumen/arsip sejarah Provinsi Riau yang masih banyak tersebar disejumlah negara asing, seperti Belanda dan Italia.

Kepada media ini, Raja Yose Rizal Zein mengatakan, keberadaan Pustaka Soeman HS selama ini memang sudah banyak memberikan manfaat bagi masayarakat.Selain menjadi taman bacaan, Pustaka Soeman HS selama ini juga menjadi kebanggaan karena memiliki arsitektur khas berbentuk rehal Quran yang megah.

Tapi itu saja belum cukup sambung pria berkumis yang akrab disapa Yose ini. “Sebagai gerbang ilmu, Pustaka Soeman HS juga harus menjadi cikal bakal pengembangan pusat kebudayaan melayu Riau.”Pustaka Soeman HS itu harus jadi gerbang kebudayaan melayu,” tegasnya.

Menurut Yose, keberadaan bilik melayu di pustaka Soeman HS bisa dijadikan dasar untuk memperkokoh kebesaran budaya melayu di Asia Tenggara.”Kita punya bilik melayu. Itu harus dikembangkan lagi.

“Kita harus memperkaya bilik melayu dengan buku-buku bacaan serta buku sejarah melayu disana,”ujarnya.

Bahkan Seniman Riau ini mengaku, akan mengupayakan pemulangan sejumlah naskah sejarah provinsi Riau yang banyak dipegang oleh negara seperti Belanda dan Italia.

“Penarikan arsip tentang sejarah Riau memang menjadi salah satu target kita kedepan. Manuskrip ini tersebar di Belanda, Italia dan Prancis. Inilah yang akan kita coba menariknya kembali,”tukas Yose.

Sebagai seniman, Yose mengaku memiliki jaringan di sejumlah negara yang memegang arsip sejarah Riau tersebut. “Saya punya beberapa kawan dan jaringan budayawan di Belanda, nanti kita akan coba komunikasikan lagi soal ini,” tandasnya.(mc riau)

Adrizas: