“Visi Pariwisata Riau Hanya Angan-angan”

639 views

news2344PEKANBARU (RiauInfo) – Ketua Riau Tourism Board (RTB) H. Fadlah Sulaiman, SH,MM menyatakan bahwa visi pariwisata Riau hanya angan-angan belaka tanpa ada reaksi yang berarti. Semuanya itu harus ada langkah kongkrit, jangan hanya berbicara diatas kertas. Apakah program Pemerintah Provinsi Riau bagus?

“Ya, kalau masalah program dari Pemprov sangat bagus. Sayang, saat ini coba kita lihat untuk mengarah kesana belum terlihat sama sekali. Visi itu diibaratkan sebuah mimpin yang tak nyata. Saya minta langkah-langkah tegas harus diambil jika ingin menarik investor ke Riau,” ungkap Fadlah Sulaiman kepada RiauInfo di Aula RCI Pekanbaru, Senin (10/9).

Terang Fadlah, mewujudkan Riau sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan, berbasis ekotourism, budaya yang maju dan berkembang harus dikelola secara profesional. Kerana suatu objek pariwisata itu harus dapat menarik simpati seseorang dan juga harus mempunyai nilai jualnya. Dari data yang ada kunjungan wisatawan ke Indonesia hingga tahun 2007 mencapai 6 juta orang. Sedangkan untuk skala dunia sekitar 755 juta orang wisatawan. 

“Jadi, dengan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia meraup keuntungan diperkirakan berkisar Rp 80 trilyun. Kalau tak sala Riau saja memiliki kunjungan wisatawan 2007 ini berkisar 18.607,” katanya.

Adapun langkah-langkah yang perlu diambil adalah mengatasi masalah minimnya infrastruktur yang belum mendukung, sistem promosi dan marketing belum maksimal, KISS antara sektor swasta dengan pemerintah belum berjalan baik, kualitas SDM pengelola wisata masih rendah dan terakhir dukungan dan promosi baru mencapai satu persen. Hal-hal inilah yang perlu digali terus menerus.Kalau dilihat dari peluang pariwisata Riau sangat bagus seperti letak posisi geografis Riau yang berbatasan dengan negara ASEAN, Kerjasama IMT-GT, Objek wisata berjumlah 138 dan iven pariwisata kurang lebih 81 kegiatan pertahun.

Apa yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu antara lain mengiventarisasi dan mengidentifikasi objek-objek yang memiliki nilai jual. Mulai tahun 2007 ini, diharapkan setiap Kabupaten/Kota sudah dapat menyiapkan minimal satu objek wisata yang mempunyai daya tarik wisata baik menyangkut aksesbilitas, fasilitas dan SDM profesional. Untuk tahun 2008, apa yang telah dicanangkan Gubernur Riau bahwa dijadikan pusat pengembangkan pariwisata di Riau. 

Sedangkan untuk membangun image Sapta Pesona yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan inilah yang diharapkan wisatawan yang masuk ke Riau. Upaya untuk mencapai kesana harus dilaksanakan promosi terpadu (tepat sasaran, tepat konsumen dan tepat waktu) seperti menyiapkan bahan yang akan dipromosi, mengundang penulis, biro perjalanan, adakan road show dan mengadakan bulan promosi. “Besar keyakinan saya objek pariwisata Riau dapat berkembang pesat dikemudian hari,” tutupnya. (Dd)

Posting Terkait