Tiga Kafilah Bengkalis DI MTQ ke-XXVI Riau, Dapat Bonus Umrah

939 views
news925PANGKALAN KERINCI (RiauInfo) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-XXVI tahun 2007 di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan berakhir sudah. Dalam helat yang ditutup Gubri diwakili Setdaprov HR Mambang Mit, Minggu (6/5) malam lalu, Yosi Okta, belum ada tandingannya dan kembali mengulang sukses. Seperti pada MTQ ke-XXV di Kota Dumai tahun sebelumnya, qoriah untuk golongan remaja putri ini asal Kabupaten Bengkalis, kembali menjadi yang terbaik.

Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, yang turut hadir bersama Asisten II H Zakaria Yusuf dan Kabag Kesra HA Halim dalam penutupan helat yang dibuka Gubri HM Rusli Zainal, Minggu (29/4) malam lalu itu, mengatakan, selain untuk di cabang tilawah remaja putri ini, kafilah dari kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, juga berhasil menjadi yang terbaik untuk dua cabang lainnya.

“Yaitu untuk cabang tilawah anak-anak putra dan 20 juz putri. Masing-masing atas nama M Firdaus dan Utami Ningsih,” jelas Johan seraya mengatakan untuk keseluruhan kabupaten/kota, kafilah Kabupaten Bengkalis mendukuh posisi enam besar setelah Kampar (sebagai juara umum), Pekanbaru, Pelalawan, Rokan Hilir, dan Indragiri Hilir.

Pada bagian lain, Johan mengatakan, meskipun pada saat berlangsungnya pawai ta’ruf dan kendaraan hias yang digelar sehari sebelum pembukaan MTQ ke-XXVI, masyarakat Pelalawan memprediksi penampilan pawai ta’ruf Kabupaten Bengkalis dinilai sebagai yang terbaik, namun hasil keputusan dewan juri tidak demikian.

“Untuk pawai ta’ruf dan kendaraan hias, Kabupaten Bengkalis hanya menduduki peringkat II dan berhak atas tropi dan hadiah Rp 15 juta. Sedangkan terbaik I dan III untuk pawai ta’ruf diraih tuan rumah Pelalawan dan Rokan Hilir,” terang Johan sembari menjelaskan sessat sebelum pengumuman, sejumlah masyarakat yang hadir dan berhasil diminta komentarnya tetap memprediksi Kabupaten Bengkalis bakal merebut tropi terbaik I untuk pawai ta’ruf dan kendaraan hias ini.

Selanjutnya, ungkap Johan, meskipun gagal memenuhi azam untuk menjadi juara umum, baik bupati H Syamsurizal maupun wakil bupati H Normansyah Abdul Wahab yang terus mengikuti perkembangan duta-duta kabupaten berjuluk Negeri Junjungan di arena MTQke-XXVI, tetap merasa bangga dan mengucapkan tahniah atas keberhasilan kafilah Kabupaten Bengkalis tersebut.

Menurut kedua pucuk pimpinan di kabupaten yang terkenal dengan ikan Terubuk ini, apa yang telah ditampilkan Kafilah Bengkalis di Pangkala Kerinci ini sudah sangat baik dan telah maksimal. Bahkan, bila dibandingkan saat MTQ ke-XXV di Kota Dumai tahun sebelumnya, apa yang telah ditambilkan tersebut, kualitasnya justru lebih baik.

“Di tengah sangat ketatnya persaingan antar masing-masing kafilah kabupaten/kota di MTQ ke-XXVI di Pelalawan, seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis harus mengucapkan terima kasih dan bangga atas keberhasilan mereka yang telah mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Bengkalis diajang tingkat Provinsi Riau ini,” jelas Suamsurizal dan Normansyah seperti dikutip Johan.

Kemudian, kata Johan lagi, bupati dan wakil bupati juga mengharapkan apa yang dicapai di Pelalawan ini untuk dapat dijadikan bahan evaluasi dan cemeti guna memperoleh hasil yang lebih baik pada kegiatan serupa pada masa mendatang. “Terutama oleh pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), baik di tingkat kabupaten, maupun di masing-masing kecamatan,” harap keduanya, senada.

Dihubungi secara terpisah melalui telepon selulernya, Uztads Syofwan Muhajir, menjelaskan cabang lain yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di arena MTQ ke-XXVI di gelanggang Ulul Azmi Pangkalan Kerinci itu, imbu Johan, diantaranya 1 Juz tilawah Putra atas nama Roisul Umam (Terbaik II).

Kemudian, Syarhil Qur’an (atas nama Jumiati, Juni Hartini dan Nurhidayati), Fahmil Quran (Khairul Huda, Selvia Riyani, Dian Mita Nurhayati), Tilawah Anak-Anak Putri (Fatmawati), Tartil Qur’an (M Siddiq Muttaqin) dan Dekorasi Putra (Abdul Muthalib). “Kelima cabang ini keluar sebagai pemenang terbaik harapan I,” terang Sofwan yang merupakan salah seorang official kafilah Kabupaten Bengkalis di ajang MTQ ke-XXVI.

Masih menurut staf Kakandepag Bengkalis ini, untuk cabang 1 Juz Tilawah Putri, Siti Khairiyah keluar sebenar pemenang Terbaik Harapan II. Sedangkan untuk cabang Tilawah Remaja Putra, 30 Juz Putri, Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Hiasan Mushaf (Kaligrafi) Putra, Kaligrafi Putri, serta Dekorasi Putra dan Putri, imbuh Syofwan, berhasil keluar sebagai Terbaik Harapan III.

“Mereka yang berhasil meraih Terbaik Harapan III untuk cabang-cabang tersebut adalah Adri Rahmatullah, Milatil Hidayah, Dahniar Sumarni, Subandi, Sri Lestari, Aabdul Muthalib dan Gita Febrita,” papar Sofwan.

Khususnya untuk pemenang Terbaik I masing-masing cabang sebagaimana pernah disampaikan bupati Bengkalis sebelumnya, Pemkab Bengkalis memberikan bonus ‘istimewa’. Yaitu diberangkatkan menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci Mekkah. Adapun anggota kafilah Bengkalis pada MTQ ke-XXVI ini yang berhak mendapatkan bonus dimaksud adalah Yosi Okta, M Firdaus dan Utami Ningsih.

“Begitu pula dengan anggota kafilah yang lain juga, meskipun tidak menjadi yang terbaik, mereka juga tetap akan mendapatkan penghargaan dari Pemkab Bengkalis. Apa bentuknya, untuk saat ini belum dapat saya jelaskan. Yang pasti, bagi yang berhasil keluar sebagai terbaik I untuk cabang yang diikutinya, akan diberikan bonus umrah ke Tanah Suci,” jelas Syamsurizal. Hal itu dikemukakan Syamsurizal kepada para kafilah Kabupaten Bengkalis, beberapa hari sebelum mereka bertolak ke Pelalawan.

Lantas bagaimana bagi mereka yang tidak mau menerima bonus melaksanakan umrah tersebut lantaran beberapa hal. Misalnya, usianya terlalu muda? Terkait dengan hal ini, diperoleh keterangan, Pemkab Bengkalis akan menggantikannya dalam bentuk uang tunai, yang besarnya sama dengan biaya untuk melaksanakan ibadah umrah tersebut.

 

Posting Terkait