Tersangkut Kasus Penyeludupan, Kapolsek Tenayan Raya Dicopot

580 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Kapolda Riau Brigjen Pol Sutjiptadi akhirnya mencopot Iptu Ardinal Effendi dari jabatannya sebagai Kapolsek Tenayan Raya. Pencopotan tersebut dilakukan tersangkut kasus penyeludupan yang terjadi di Pelabuhan Hamid di Desa Meulebung, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya yang berhasil dibongkar oleh Mabes Polri.

Hal ini menjadi berita tama Riau Mandiri edisi Rabu (5/3) berjudul “Kapolda Copot Kapolsek Tenayan“. Harian ini menyebutkan Sitjiptadi mengaku pencopotan itu dikarenakan Ardinal Effendi selaku kapolsek di daerah itu tidak melaporkan adanya aktivitas bongkat muat barang ilegal di pelabuhan itu.

Kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Nasution Pekanbaru yang menewaskan L Raja (32) warga Jalan Sudirman, menjadi berita utama Pekanbaru MX hari ini. Harian ini menyebutkan L Raja yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King menabrak sebuah Fuso dari belakang. Peristiwa ini menewaskannya. Berita itu berjudul “Hantam Fuso, Pria Lajang Tewas“.

Kebijaksanaan PLN yang akan memberlakukan denda terhadap konsumen yang boros listrik mulai April 2008 mendatang jadi berita utama Pekanbaru Pos hari ini. Dalam berita berjudul “Boros Listrik, Bakal Didenda” disebutkan program ini diberlakukan dalam upaya PLN melakukan penghematan listrik.

Sedangkan Metro Riau berita utamanya hari ini tentang Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM) yang mulai menyelidiki konflik tanah antara masyarakat Sakai dengan PT Arara Abadi Sinar Mas Forestry. Berita itu berjudul “Konflik Lahan Sakai Langgar HAM“.

Hasil Kunjungan Kerja Komisi B ke Dumai menjadi berita utama Media Riau hari ini. Setelah kunker itu, anggota Komisi B DPRD Riau Syamsul Hidayat Kahar menilai program sapi K2i di Dumai sudah berjalan baik. Berita itu diberi judul “Positif Program Sapi K2i“.

Kasus suap yang dilakukan Jasa Kasus BLBI Urip Tri Gunawan mulai menyentuh eselon satu di Kejagung. Dua pejabat di Kejadung terseret dalam kasus itu, sehingga akan diperiksa. Mereka adalah Jampisus Kemas Yahya Rachman dan Dir Penyidik Pidsus M Salim. Berita itu menjadi headline Riau Pos dengan judul “Jampidsus Terseret Kasus“.

Tribun Pekanbaru berita utamanya hari ini juga tentang kasus Urip itu. Harian ini mengutip pernyataan Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud yang mengatakan dulu Urip yang menuntut hukuman mati Amrozi. Maka sekarang alangkah baiknya dia dihukum mati juga. Berita itu berjudul “Hukum Mati Jaksa Urip“.(Ad)

Posting Terkait