Tarik Paksa Mobil Dinas, Satpol PP Hanya Dapatkan 1 Mobil Rusak

631 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Rasa memiliki barang yang bukan miliknya ternyata masih melekat di sejumlah mantan pejabat di Pemko Pekanbaru. Buktinya dari 5 mobil dinas yang berusaha ditarik Satpol PP, hanya satu mobil saja yang berhasil ditarik. Itupun mobilnya dalam kondisi rusak, sedangkan 4 lainnya raib.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Selasa (5/5) berjudul “4 Mobil Dinas Raib“. Harian ini menyebutkan keempat mobil dinas yang tidak berhasil ditarik itu antara lain dipegang oleh Drs Murzamir, Drs Tarmizi Ahmad, Drs H Ali Hanafiah, dan Drs Erizal.

Perselingkuhan berujung maut menjadi headline Pekanbaru MX hari ini. Disini disebutkan Lilis Suryani (38) warga Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan nekad gantung diri di dalam rumahnya hingga tewas, karena mengetahui suaminya memiliki WIL. Berita itu berjudul “Suami Selingkuh, Istri Gantung Diri“.

Berita utama Koran Riau hari ini tentang meninggalnya seorang pasien HIV/AIDS bernama Sri Wahyuni (23) warga Perawang di RSUD Arifin Achmad. Wanita bersuami ini meninggal dunia setelah dirawat 10 hari. Ironisnya tidak seorangpun dari keluarganya datang mengambil mayatnya. Berita ini berjudul “Sepuluh Hari Dirawat, Pasien HIV/AIDS Meninggal Dunia“.

Ancaman hukuman mati terhadap Ketua KPK Nonaktif Antasari Azhar yang terlibat pembunuhan berencana menjadi headline sejumlah harian. Harian Riau Pos misalnya dengan judul “Diancam Hukuman Mati“, disebutkan Antasari resmi ditahan, tepat saat kumandang Azan Magrib.

Berita yang sama jadi headline Metro Riau berjudul “Antasari Terancam Hukuman Mati“. Harian ini menyebutkan seluruh tersangka kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin, mulai dari eksekutor hingga Antasari terancan hukuman mati. Pasalnya yang dikenakan yakni 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Riau Mandiri juga mengangkat berita yang sama sebagai headlinenya berjudul “Antasari Terancan Hukuman Mati“. Harian ini menyebutkan setelah resmi menjadi tersangka pembunuhan berencana, Antasari langsung ditahan di Rutan Narkoba Polda Riau.

Sementara itu Tribun Pekanbaru mengangkat reaksi dari Urip Tri Gunawan, Terpidana Suap Rp 6 Miliar. Urip yang sakit hati kepada KPK menyebutkan bahwa apa yang dialami Antasari itu merupakan karma selaku orang yang bertindak zalim kepadanya. Berita itu berjudul “Musuh Antasari Bersorak“.(ad)

Posting Terkait