Tak Suka Jadi Orang Kaya

PEKANBARU (RiauInfo) – Kehadiran Teten Masduki dalam lokakarya jurnalistik yang digelar Lembaga Pers Dr Sutomo (LPDS) Selasa (5/6) di Hotel Pangeran Pekanbaru cukup menarik perhatian peserta lokakarya yang terdiri dari wartawan dan praktisi humas.

Sebab sosok Teten tetap seperti dulu, suka berbicara blak-blakan, pedas dan kritikal. Sesuai dengan jabatannya sebagai Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW), Teten tak henti-hentinya menyorotai masalah korupsi di Indonesia yang seakan-akan tidak pernah habis-habisnya.

Teten mengaku dirinya bukanlah orang kaya. Penghasilannya sebulan hampir sama dengan gaji wartawan. Bahkan dia tidak suka jika suatu saat nanti menjadi orang kaya. Sebab jika dia kaya, bisa saja menimbulkan fitnah dari orang lain setiap melihat kehidupan baru Teten yang bergelimang harta.

“saya sebenarnya lebih suka jadi orang miskin ketimbang orang kaya. Sebab kalau saya jadi orang kaya pasti orang-orang akan mencurigai saya. Mereka curiga dari mana saya mendapatkan uang. Dan ini tentunya akan menimbulkan fitnah,” ujarnya.

Teten mengakui lebih suka berprofesi sebagai guru atau pegawai ketimbang menjadi Ketua ICW, karena bisa hidup lebih aman dan nyaman. Namun karena ini mungkin sudah menjadi takdir dirinya, maka sepanjang hidupnya kelihatan Teten akan bergelimang dengan masalah pemberantasan korupsi ini.

“Namun disini saya mendapatkan kepuasan, karena bekerja yang digelutinya bergerak dalam bidang menengakkan kebenaran. Walau di segi materi sangat kecil, namun saya menimkatinya. Bahkan salah satu kepuasandirasakannya yakni berupa banyaknya tawaran beasiswa untuk melanjutkan studi di luar negeri.

“Kami banyak mendapatkan tawaran beasiswa dari luar negeri untuk melanjutkan pendidikan. Rata-rata anggota ICW telah memanfaatkan beasiswa tersebut, sehingga tingkat pendidikannya lumayan tinggi,” tambah Teten lagi.(Ad)

Rizki: